
Setelah Diprotes Warga, Jalan Akses Rumah Menteri di Plupuh Akan Diperbaiki Paska Lebaran 2026.
SRAGEN INDOGLOBENEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sragen melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) akhirnya memberikan kepastian terkait perbaikan Jalan Sambirejo-Brumbung, Plupuh, yang sebelumnya dikritik keras. Karena kondisinya rusak parah dan membahayakan ribuan siswa. DPU memastikan ruas vital tersebut akan segera dikerjakan menggunakan anggaran tahun 2026.
Kepala Bidang Bina Marga DPU Sragen, Aribowo Sulistyo, menyatakan bahwa ruas jalan yang menjadi sorotan, yaitu Ruas Keongan-Sambirejo, sudah dialokasikan anggarannya dalam APBD 2026. “Jalan yang diprotes di Kecamatan Plupuh segera dikerjakan tahun depan,” tegas Aribowo.
Aribowo merinci bahwa alokasi anggaran untuk perbaikan jalur sepanjang sekitar 600 meter dengan lebar 5 meter tersebut mencapai Rp 1,2 miliar. Meskipun kepastian anggaran telah ada, saat ini proses pekerjaan masih dalam tahap perencanaan dan belum memasuki proses lelang. “Saat ini belum mulai lelang, belum ada petunjuk. Pekerjaan kemungkinan baru bisa dimulai setelah Lebaran tahun depan,” jelas Aribowo.
Perbaikan Jalan Sambirejo-Keongan ini merupakan bagian dari fokus besar DPU Sragen tahun depan. Secara keseluruhan, Bidang Bina Marga mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp 80 miliar dari APBD 2026, yang akan digunakan untuk menggarap sekitar 27 ruas jalan yang termasuk besar serta anggaran pemeliharaan senilai Rp 11,1 miliar.
Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi ribuan siswa MTsN, MAN, dan sekolah lain di Plupuh yang selama ini harus berjuang melintasi jalan rusak. Apalagi saat musim hujan. Meskipun harus menunggu hingga pertengahan tahun, setidaknya polemik anggaran yang sempat hilang dan diduga berbau sentimen politik, kini mendapat kejelasan resmi. (Eny)
SRAGEN INDOGLOBENEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sragen melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) akhirnya memberikan kepastian terkait perbaikan Jalan Sambirejo-Brumbung, Plupuh, yang sebelumnya dikritik keras. Karena kondisinya rusak parah dan membahayakan ribuan siswa. DPU memastikan ruas vital tersebut akan segera dikerjakan menggunakan anggaran tahun 2026.
Kepala Bidang Bina Marga DPU Sragen, Aribowo Sulistyo, menyatakan bahwa ruas jalan yang menjadi sorotan, yaitu Ruas Keongan-Sambirejo, sudah dialokasikan anggarannya dalam APBD 2026. “Jalan yang diprotes di Kecamatan Plupuh segera dikerjakan tahun depan,” tegas Aribowo.
Aribowo merinci bahwa alokasi anggaran untuk perbaikan jalur sepanjang sekitar 600 meter dengan lebar 5 meter tersebut mencapai Rp 1,2 miliar. Meskipun kepastian anggaran telah ada, saat ini proses pekerjaan masih dalam tahap perencanaan dan belum memasuki proses lelang. “Saat ini belum mulai lelang, belum ada petunjuk. Pekerjaan kemungkinan baru bisa dimulai setelah Lebaran tahun depan,” jelas Aribowo.
Perbaikan Jalan Sambirejo-Keongan ini merupakan bagian dari fokus besar DPU Sragen tahun depan. Secara keseluruhan, Bidang Bina Marga mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp 80 miliar dari APBD 2026, yang akan digunakan untuk menggarap sekitar 27 ruas jalan yang termasuk besar serta anggaran pemeliharaan senilai Rp 11,1 miliar.
Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi ribuan siswa MTsN, MAN, dan sekolah lain di Plupuh yang selama ini harus berjuang melintasi jalan rusak. Apalagi saat musim hujan. Meskipun harus menunggu hingga pertengahan tahun, setidaknya polemik anggaran yang sempat hilang dan diduga berbau sentimen politik, kini mendapat kejelasan resmi. (Eny)
