
SRAGEN –INDOGLOBENEWS.COM Pemerintah Kabupaten Sragen menegaskan komitmennya dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pilangsari, Kecamatan Gesi, yang dikelola Yayasan Persyarikatan Muhammadiyah. Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Sragen sekaligus Ketua Satgas MBG Kabupaten Sragen, Suroto
SPPG Pilangsari telah beroperasi sejak Desember 2025 lalu dan melayani 1.851 penerima manfaat.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sragen, Ali Rosyidi, menyampaikan rasa syukur atas peresmian SPPG Pilangsari Gesi yang melengkapi ikhtiar Muhammadiyah dalam mendukung program strategis nasional MBG. Ia menjelaskan, SPPG Pilangsari Gesi merupakan salah satu dari delapan SPPG yang dikelola Persyarikatan Muhammadiyah di Kabupaten Sragen, di antaranya Pilangsari (Kecamatan Gesi), Tangen, Sukodono, Tangkil, dan Sragen Tengah.
Menurutnya, keterlibatan Muhammadiyah dalam MBG merupakan wujud nyata komitmen persyarikatan untuk membantu pemerintah dan Presiden dalam program yang baik dan berdampak luas bagi masyarakat. Selain meningkatkan pemenuhan gizi, SPPG juga mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi yang berkelanjutan, mulai dari keterlibatan relawan hingga perputaran ekonomi lokal melalui petani pisang, buah-buahan, dan sayuran dari masyarakat sekitar.

“Ini energi yang sangat baik. Jika dikelola dengan minim kesalahan, akan menjadi kekuatan besar untuk menggerakkan perekonomian dan mengangkat kesejahteraan Kabupaten Sragen,” ujarnya. Ia menambahkan, SPPG turut membantu pemerintah dalam mengurangi angka kemiskinan melalui ekosistem yang saling bersinergi, dengan prinsip dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat.
Ali Rosyidi juga menegaskan bahwa dari perspektif Persyarikatan Muhammadiyah, pelaksanaan MBG harus ditempatkan dalam filosofi gerakan fikih Al-Ma’un, yang menekankan semangat berbagi dan keberpihakan kepada kaum dhuafa. Segala potensi, baik material, intelektual, maupun spiritual, ditasharrufkan untuk kemaslahatan bersama.
“Tidak hanya tubuh anak-anak yang akan sehat, tetapi program ini juga sangat menguntungkan untuk mengembangkan ekosistem. Muhammadiyah siap ikut menyukseskannya,” tegasnya.

Wakil Bupati Sragen Suroto menyampaikan apresiasi atas amanah dan peran aktif Muhammadiyah dalam mendukung MBG. Ia mengutip Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024 yang menegaskan filosofi penyelenggaraan MBG sebagai upaya utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas melalui optimalisasi pemenuhan gizi nasional.
Menurutnya, program MBG sangat strategis mengingat Indonesia tengah menapaki visi Indonesia Emas, sehingga persiapan generasi yang tangguh dan berkualitas menjadi keharusan. Ia menegaskan, sasaran MBG meliputi ibu hamil, ibu menyusui, batita dan balita, serta peserta didik dari jenjang pendidikan dasar hingga menengah.
“Dengan sinergi pemerintah daerah dan elemen masyarakat seperti Muhammadiyah, kami optimistis program MBG di Kabupaten Sragen dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat,” pungkas Suroto.( Bisry Mustofa)
