
BOYOLALI INDOGLOBENEWS.COM– Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi dan meresahkan warga saat memasuki bulan Ramadhan. Kali ini, satu unit sepeda motor Yamaha N-Max bernopol AD 6247 CD raib digondol pelaku di Jalan Jambu No.33B, Lodalang, Siswodipuran, Kecamatan Kota, Kabupaten Boyolali, Rabu (18/2) dini hari.
Motor tersebut diketahui hilang sekitar pukul 03.30 WIB. Kerabat pemilik motor, Mardika Ari, menuturkan bahwa sebelumnya ia bersama pemilik motor sempat keluar menuju rumah tetangga pada Selasa (17/2) malam.
“Pulang sekitar jam setengah tiga, pas sampai rumah motor sudah tidak ada. Kami langsung cek CCTV,” ujar Mardika saat ditemui di lokasi kejadian.
Ia sempat memastikan apakah motor tersebut dibawa oleh pemiliknya. Namun, kunci kendaraan masih berada di dalam rumah, sementara sepeda motor yang terparkir di teras sudah hilang.
Berdasarkan rekaman CCTV, terlihat dua orang pelaku terlibat dalam aksi tersebut. Sebelum beraksi, keduanya tampak mondar-mandir di sekitar lokasi sebanyak dua kali untuk memastikan situasi aman.
Meski motor dalam kondisi dikunci ganda, pelaku tetap berhasil membawa kabur kendaraan dengan cara menggotongnya menjauh dari rumah. Diduga, motor baru dinyalakan di lokasi yang lebih aman agar tidak menimbulkan suara mencurigakan.
“Kuncinya masih di dalam rumah. Motornya sudah dikunci ganda, tapi tetap digotong pelaku,” tambahnya.
Mardika menduga pelaku melarikan diri ke arah utara. Ia sempat melakukan pengejaran setelah melihat rekaman CCTV, namun pelaku sudah lebih dulu menghilang.
Menurutnya, kawasan tersebut selama ini relatif aman dan motor selalu diparkir di tempat yang sama setiap hari. Peristiwa ini disebut sebagai kejadian pertama yang terjadi di lingkungan tersebut.
Kasus pencurian ini telah dilaporkan ke Polsek Boyolali Kota. Pihak kepolisian kini tengah mendalami rekaman CCTV serta mengumpulkan keterangan saksi untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Warga pun diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat malam hingga dini hari, serta memastikan kendaraan diparkir di tempat yang lebih aman guna mencegah aksi serupa kembali terjadi di bulan suci Ramadhan. (Hs)
