
SRAGEN INDOGLOBENEWS.COM – Polres Sragen bersama Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak ( TRC PPA ) Jawa Tengah berhasil menangani kasus penganiayaan anak yang dilakukan ayah kandungnya sendiri. Pelaku berinisial P (47) warga Desa Kentoro RT 11 RW 5 Kelurahan Srawung, Kecamatan Gesi Sragen di amankan pada sabtu (21/2/2026) siang hari di wilayah Nogosari Boyolali.
Kasus ini terungkap setelah video penganiayaan tersebut viral di media sosial. Pada kamis, 19 Februari 2026, Suranto selaku Koordinator TRC PPA Provinsi Jawa Tengah mengaku menerima laporan secara langsung dari Elis – Ibu Kandung korban yang saat ini bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia di kota Yunlin, Taiwan.
Ia menerima laporan tersebut disertai dengan kiriman dua video yang menunjukkan tindakan kekerasan terhadap adik “ D ” ( 3 ) yang dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri, disaat dirinya sedang berada di Kantor Imigrasi Solo Baru.
Korban adik “ D “ yang merupakan anak kandung pelaku serta anak – anak lainnya langsung mendapatkan pendampingan dari TRC PPA Jawa Tengah, UPT PPA Kabupaten Sragen dan Petugas Kesehatan dari Dinas Kesehatan Polres Sragen. Korban kemudian dibawa untuk pemeriksaan kesehatan) menyeluruh di Rumah Sakit Dr. Moewardi Solo, berlangsung hingga hari minggu (22/2/2026) pukul 01.00 WIB.

“ Alhamdulillah, pemeriksaan menunjukkan korban dalam keadaan stabil, saat ini korban telah berada di tengah keluarga bersama nenek dan kakeknya, Saya sebagai perwakilan TRC PPA Jawa Tengah mengapresiasi kerja cepat dan sinergis dari pihak Kepolisian dalam menangkap pelaku dan menyelamatkan korban “ Ujar Suranto.
Suranto berharap pelaku kekerasan terhadap anak bisa mendapatkan hukuman sesuai dengan perbuatannya sebagai bentuk perlindungan terhadap hak anak dan pencegahan bagi kasus serupa di masa depan. Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Polres Sragen untuk pendampingan korban serta memastikan bahwa korban mendapatkan pelindungan dan perawatan yang layak.
“ Kami juga menghimbau agar seluruh pihak memberikan dukungan dan perhatian khusus bagi korban serta keluarga, agar korban dapat pulih dengan baik dan mendapatkan perlindungan yang layak “ pungkasnya. (BiMush IGN)
