
Poto Bupati Sragen Sigit Pamungkas safari ramadhan subuh keliling di masjid Al- hidayah Plosorejo, Guworejo, Karangmalang Senin 9/3/2026*——————————————–
SRAGEN INDOGLOBENEWS.COM – Bupati Sragen kembali melaksanakan kegiatan Subuh Keliling dalam rangka Safari Ramadhan 1447 H pada Senin (9/3/2026). Kegiatan berlangsung di Masjid Al Hidayah Dukuh Plosorejo, Desa Guworejo, Kecamatan Karangmalang.
Kepala Desa Guworejo, Ndaru Sucondro, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Bupati Sragen ke wilayahnya. Ia menyebutkan Masjid Al Hidayah yang telah berdiri selama 37 tahun tersebut baru pertama kali dikunjungi oleh Bupati Sragen.
“Masjid ini sudah berdiri selama 37 tahun dan baru kali ini dikunjungi Bupati Sragen. Kami sangat berterima kasih atas kehadiran beliau di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ndaru Sucondro menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat, khususnya terkait kebutuhan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) serta perbaikan infrastruktur jalan desa yang kondisinya memprihatinkan akibat terkikis aliran sungai.

“Kami masih memerlukan bantuan darurat, terutama untuk rumah tidak layak huni. Kami berharap dengan keikhlasan Bapak Bupati bantuan tersebut dapat segera direalisasikan. Selain itu, jalan desa juga perlu perbaikan karena kondisinya cukup memprihatinkan,” ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah meninjau proposal bantuan RTLH yang diajukan oleh pemerintah desa.
“Kami sudah mengecek proposal RTLH yang diajukan. Insya Allah akan segera kami tindak lanjuti,” ujarnya.
Terkait kondisi infrastruktur jalan, Bupati Sragen i Sigit Pamungkas menjelaskan saat ini terdapat sekitar 136 titik jalan rusak di Kabupaten Sragen, belum termasuk kerusakan tambahan akibat curah hujan tinggi. Kondisi tersebut memerlukan penanganan bertahap karena membutuhkan anggaran yang cukup besar di tengah keterbatasan kemampuan keuangan daerah.

Selain persoalan infrastruktur, dirinya turut menyoroti tantangan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Sragen. Saat ini tercatat sekitar 300 ribu warga masih berada di bawah garis kesejahteraan. Untuk itu, Pemkab Sragen terus menjalankan berbagai program pengentasan kemiskinan, salah satunya melalui program perbaikan rumah tidak layak huni.
“Prioritas penerima bantuan RTLH adalah rumah dengan kondisi lantai masih tanah, dinding bambu yang rusak, atap bocor, serta tidak memiliki fasilitas sanitasi dan listrik. Rumah dengan kondisi seperti itu akan menjadi prioritas untuk mendapatkan bantuan RTLH,” jelasnya.
Selain program RTLH, upaya pengentasan kemiskinan juga dilakukan melalui berbagai program lain, antara lain sekolah rakyat, pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi warga tidak mampu, program magang kerja ke luar negeri secara gratis, beasiswa perguruan tinggi bagi warga kurang mampu, serta pemberian seragam gratis bagi seluruh siswa SD dan SMP.
“Kami mohon doa dan restu dari masyarakat agar segala ikhtiar dalam membangun Kabupaten Sragen dapat berjalan dengan baik dan membawa manfaat bagi seluruh warga,” harapnya.
Dalam kesempatan tersebut turut diserahkan bantuan Alquran dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen kepada takmir Masjid Al Hidayah. Selain itu, Bank Jateng juga menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga setempat sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.( wah )

