
Sukabumi, Indoglobe news
Perubahan besar tidak selalu dimulai dari kondisi yang sempurna. Semangat itulah yang menjadi landasan kepemimpinan Melly Saftriani,S.S.,M.Pd dalam membangun SMP Negeri 3 Cicurug menjadi sekolah yang lebih maju, nyaman, dan berprestasi.
Dengan jumlah murid lebih dari 600 siswa, sekolah tersebut sebelumnya menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan sarana dan prasarana, ruang kelas yang rusak, hingga kondisi lingkungan yang rawan banjir dan longsor. Selain itu, keterlibatan siswa dalam pembelajaran dinilai belum optimal dan budaya sekolah masih membutuhkan penguatan, terutama dalam hal disiplin, kesantunan, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Melly Saftriani mengungkapkan, perjalanan panjang yang ditempuh setiap hari menuju sekolah menjadi simbol komitmennya untuk menghadirkan perubahan nyata di dunia pendidikan.

“Setiap tantangan adalah peluang. Dari situlah lahir mimpi besar untuk mewujudkan visi dan misi sekolah agar benar-benar hidup dalam keseharian,” ujarnya kepada wartawan, senin 11/05/2026
Berangkat dari semangat tersebut, Melly menggagas gerakan perubahan bertajuk “Jurus SURTI”, akronim dari Sinergis, Unggul, Reflektif, Teladan, dan Inspiratif. Program ini menjadi arah sekaligus budaya baru dalam membangun kualitas pendidikan di sekolah.
Melalui program tersebut, para guru diajak untuk lebih reflektif dan inovatif dalam pembelajaran. Berbagai kegiatan seperti In House Training (IHT), workshop internal, serta penguatan komitmen bersama dilakukan secara berkelanjutan guna menciptakan suasana belajar yang lebih aktif dan kolaboratif.

Tidak hanya fokus pada guru, pihak sekolah juga membangun budaya positif bagi siswa melalui berbagai program karakter yang selaras dengan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat. Kegiatan seperti senyum dan salam setiap pagi, gerakan hidup sehat, kepedulian lingkungan, budaya literasi dan numerasi, hingga pembiasaan nilai keimanan terus diperkuat.
Selain itu, pengembangan potensi siswa juga dilakukan melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler seperti drum band, pramuka, futsal, basket, karate, silat, hingga seni bela diri lainnya. Sekolah juga aktif mendorong siswa mengikuti kompetisi akademik maupun non-akademik.
Perubahan tersebut kini mulai membuahkan hasil. Prestasi siswa terus meningkat, budaya sekolah menjadi lebih positif, dan para guru dinilai semakin kreatif dalam proses pembelajaran.
Di sisi lain, revitalisasi dan digitalisasi sekolah turut memperkuat transformasi yang sedang berjalan. Perbaikan fasilitas belajar dan pengadaan sarana penunjang menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan interaktif.

Kolaborasi dengan komite sekolah, pemerintah wilayah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya juga semakin terjalin erat dalam mendukung kemajuan sekolah.
Berbagai apresiasi pun datang dari guru, siswa, hingga pengawas pendidikan yang menilai kepemimpinan Melly Saftriani berhasil menghadirkan energi positif di lingkungan sekolah.
“Ibu Melly Saftriani,S.S.,M.Pd adalah sosok pemimpin inspiratif yang mampu membangun kreativitas, inovasi, dan loyalitas seluruh warga sekolah untuk memajukan pendidikan,” ujar Ratna Muda Ningrum,S.Pd,.M.Pd
Transformasi yang dilakukan di SMP Negeri 3 Cicurug menjadi bukti bahwa perubahan dapat terwujud melalui konsistensi, kolaborasi, dan ketulusan dalam mendidik generasi masa depan.(Y.Herdiansyah).
