
Sergai-indoglobenews
Sei Rampah,
Perekonomian Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) mencatat pertumbuhan yang menggembirakan pada Triwulan I Tahun 2026. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sergai, ekonomi daerah tumbuh sebesar 5,78 persen secara tahunan (year-on-year/y-on-y) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian tersebut juga tercermin pada pertumbuhan kumulatif (cumulative-to-cumulative/c-to-c) sebesar 5,78 persen, sementara secara triwulanan (quarter-to-quarter/q-to-q) ekonomi meningkat 1,18 persen dibanding Triwulan IV Tahun 2025.
Bupati Sergai H. Darma Wijaya melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Nurchinta Depi Tambunan, S.Si, mengatakan pertumbuhan tersebut menjadi indikator bahwa aktivitas ekonomi di Sergai terus bergerak positif di tengah berbagai tantangan ekonomi nasional maupun global.
“Berdasarkan data BPS Kabupaten Sergai, pertumbuhan ekonomi sebesar 5,78 persen ini menunjukkan bahwa berbagai kebijakan pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah mulai memberikan dampak nyata terhadap penguatan ekonomi masyarakat. Capaian ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga iklim investasi, memperkuat sektor produktif, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Nurchinta saat ditemui di ruang kerjanya, di Kantor Dinas Kominfo, Kompleks Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Jumat (3/7/2026).

Ia menambahkan, secara regional, pertumbuhan ekonomi Sergai menempatkan kabupaten ini sebagai salah satu daerah dengan laju pertumbuhan tertinggi di Sumatera Utara, berada di bawah Kota Padangsidimpuan serta melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Utara. Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan daya tahan ekonomi daerah yang semakin baik dan didukung sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, serta masyarakat.
Dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan tertinggi berasal dari sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum yang meningkat 20,07 persen, diikuti sektor Konstruksi sebesar 11,68 persen, serta Perdagangan sebesar 9,49 persen. Di sisi lain, sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan yang selama ini menjadi penopang utama ekonomi Sergai tetap menunjukkan kinerja positif dengan pertumbuhan 4,78 persen, sementara Industri Pengolahan tumbuh 0,36 persen.
Kadis Kominfo menjelaskan, struktur ekonomi Sergai hingga Triwulan I Tahun 2026 masih didominasi sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan dengan kontribusi 45,51 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Kontributor terbesar berikutnya adalah Industri Pengolahan sebesar 16,87 persen, Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 15,67 persen, serta Konstruksi sebesar 9,20 persen.

Menurutnya, komposisi tersebut menunjukkan bahwa sektor pertanian tetap menjadi fondasi utama perekonomian daerah, namun kini semakin diperkuat oleh pertumbuhan sektor jasa, perdagangan, dan konstruksi. “Pemkab Sergai akan terus mendorong pembangunan yang berkelanjutan agar seluruh sektor ekonomi dapat tumbuh secara seimbang dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat luas,” katanya.
Pemkab Sergai, lanjutnya, optimistis tren pertumbuhan ekonomi ini dapat terus dipertahankan sepanjang 2026 melalui penguatan sektor unggulan, peningkatan kualitas infrastruktur, kemudahan investasi, serta pemberdayaan pelaku usaha lokal.
“Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi diharapkan tidak hanya tinggi secara angka, tetapi juga semakin inklusif dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (M Yamin Nasution)
