
PALEMBANG, 16 Agustus 2026 — Menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke‑81, Ass. Adv. Eri Widosen, C.Pfw., C.Mdf., C.Ftax. selaku Ketua Pusat Bantuan Hukum Feradi WPI Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan, menyampaikan pesan kemerdekaan yang tajam, berisi tekad dan perenungan mendalam bagi seluruh elemen bangsa, aparat penegak hukum, serta masyarakat luas.
“Selamat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke‑81 Tahun 2026!
Kemerdekaan bukan sekadar upacara, bendera berkibar, atau ucapan semata. Kemerdekaan sejati adalah ketika setiap warga negara merdeka dari ketakutan, merdeka dari ketidakadilan, merdeka memperoleh perlakuan hukum yang sama tanpa pandang bulu, merdeka hidup sejahtera tanpa ada yang tertinggal dan terabaikan hak‑haknya.
Selama 81 tahun berlalu, semangat para pahlawan mengorbankan jiwa raga bukan hanya untuk melepaskan tanah air dari penjajah dulu, melainkan mewariskan kewajiban kepada kita sekarang: menjaga kemerdekaan dengan menegakkan hukum yang berkeadilan, melindungi yang lemah, mengawal kekuasaan agar tidak sewenang‑wenang, memberantas korupsi yang merampas hak rakyat, serta menjaga alam dan sumber kekayaan bangsa dinikmati bersama, bukan dikuasai segelintir pihak saja.
Kami tegaskan: Kemerdekaan belum sempurna jika masih ada warga yang takut melapor ketidakadilan, masih ada yang sulit mendapatkan perlindungan hukum yang murah, cepat dan pasti, masih ada kekayaan alam wilayah kita diambil secara melanggar aturan merusak lingkungan, jalan rusak, bantuan sosial tidak sampai tepat sasaran! Hal‑hal itulah bentuk penjajahan baru yang harus kita lawan bersama dengan tekad kuat, berani bersuara benar dan patuh hukum.
Sebagai lembaga yang mengabdi membela kebenaran dan keadilan, PBH Feradi WPI Sumatera Selatan berjanji: tetap berdiri teguh di sisi kebenaran, tidak takut, tidak dibungkam, terus membuka pintu lebar‑lebar memberikan pendampingan hukum bagi warga yang kurang mampu, bersinergi dengan aparat penegak hukum yang bersih dan berani, serta ikut mengawasi agar kemajuan pembangunan benar‑benar merata sampai ke pelosok desa‑desa Sumatera Selatan.
Mari kita jadikan momen ke‑81 ini titik bangkit lebih kuat: Bersatu kokoh, bersihkan penyimpangan, tegakkan hukum setinggi langit, agar kemerdekaan Indonesia benar‑benar terasa manfaatnya merata, adil, makmur dan berdaulat penuh di bawah naungan Pancasila dan Undang‑Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia ke‑81!
MERDEKA! MERDEKA!! MERDEKA!!!”
