
SRAGEN INDOGLOBENEWS .COM– SMP Negeri 1 Sragen kembali menorehkan inovasi gemilang di dunia pendidikan dengan meluncurkan “Snow White Talking Mirror”. Ini bukan sekadar cermin biasa, melainkan alat interaktif yang dirancang khusus untuk memupuk kepercayaan diri siswa dalam berbicara bahasa Inggris.
Mengusung konsep pembelajaran yang menyenangkan berbasis sensor dan kecerdasan buatan (AI), inovasi ini resmi diterapkan di sekolah sejak 26 Februari 2024. “Terinspirasi dari kisah dongeng Putri Salju, “Snow White Talking Mirror” jauh melampaui pantulan bayangan. Melalui sistem AI-nya, cermin ini mampu menyapa siswa, memberikan instruksi, bahkan merespons ucapan mereka secara real-time,” terang Haris Nugroho, guru sekaligus penggagas inovasi ini.
Dia menjelaskan saat berlatih, siswa dapat melihat ekspresi wajah mereka sendiri, menciptakan pengalaman belajar yang sangat personal dan interaktif. Metode ini berhasil mengubah suasana belajar bahasa Inggris menjadi lebih menyenangkan dan tidak mengintimidasi.
Haris menjelaskan visi di balik “Snow White Talking Mirror”. “Kami ingin membuat pembelajaran bahasa Inggris tidak lagi menjadi momok. Dengan cermin ini, siswa bisa berlatih secara mandiri, santai, dan tanpa takut salah. Tujuan utama kami adalah membangun kepercayaan diri mereka dalam berkomunikasi,” ujarnya.
Inovasi ini lahir dari keprihatinan atas rendahnya rasa percaya diri siswa dalam berbicara bahasa Inggris, serta minimnya media interaktif yang memungkinkan latihan berbicara secara personal. Dalam praktiknya, siswa cukup mengaktifkan cermin, mengikuti instruksi, mengulangi kalimat, dan segera mendapatkan umpan balik otomatis dari sistem.
Fitur ini sangat membantu mereka memperbaiki pelafalan dan memahami pola kalimat dengan cara yang menarik. “Dampak Positif: Mendukung Siswa, Guru, dan Transformasi Pendidikan “Snow White Talking Mirror” tak hanya memberikan dampak positif bagi siswa, tetapi juga menjadi alat bantu pengajaran yang berharga bagi para guru,” benernya.
Selain itu, inovasi ini menjadi contoh konkret bagi pengembang teknologi pendidikan dalam memodernisasi sistem belajar-mengajar di sekolah. “Snow White Talking Mirror adalah langkah kecil dengan dampak besar. Kami berharap ini bisa menjadi inspirasi untuk sekolah lain dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih relevan dengan zaman,” tambah Haris.
Melalui pendekatan kreatif berbasis teknologi, SMPN 1 Sragen membuktikan bahwa inovasi tidak selalu harus rumit. Yang terpenting adalah kemampuannya dalam menjawab kebutuhan nyata di ruang kelas dan memberikan solusi yang efektif. ( Wah )
