
BOGOR, indoglobenews.com – Pemerintah daerah (Pemda) dari berbagai wilayah perbatasan se-Indonesia menyepakati pentingnya harmonisasi kebijakan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi. Kesepakatan ini merupakan hasil utama Borderline Economic Summit 2025 yang digelar di Pullman Bogor Regency, Rabu (3/12/2025).
Forum strategis bertema “Harmonisasi Perencanaan dan Implementasi Percepatan Pertumbuhan Ekonomi di Wilayah Perbatasan” itu bertujuan mengatasi kesenjangan dan memperkuat potensi kawasan perbatasan melalui sinkronisasi kebijakan, baik antar-Pemda maupun dengan pemerintah pusat.
Harmonisasi dinilai krusial agar berbagai program percepatan yang dirancang tiap daerah dapat selaras, efektif, dan saling mendukung. Salah satu perwakilan peserta, Kadis Damkar Purwakarta Juddy Herdiana Suhendar, S.IP., MM., menekankan hal tersebut.

“Pembangunan ekonomi di wilayah perbatasan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Diperlukan keselarasan yang matang dari hulu ke hilir, baik antar-daerah perbatasan maupun dengan instansi pusat, agar dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Juddy kepada indoglobenews.com via WhatsApp, Rabu (3/12).
Pembahasan dalam forum juga menyentuh perlunya penguatan infrastruktur non-ekonomi pendukung, seperti kesiapsiagaan darurat, untuk menciptakan ekosistem yang kondusif bagi investasi dan ekonomi lokal.
Summit ini diharapkan menghasilkan rumusan strategis yang dapat menjadi landasan operasional bagi Pemda untuk segera mengimplementasikan program-program prioritas.
Tujuannya adalah memangkas birokrasi, menghilangkan tumpang-tindih kebijakan, dan pada akhirnya mewujudkan kesejahteraan yang lebih merata bagi masyarakat perbatasan.
(Irwan DS)
