
SRAGEN INDOGLOBENEWS.COM — Manajemen konten dan pengelolaan simpul jaringan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sragen dinilai berjalan sangat baik hingga menjadi rujukan studi tiru bagi Diskominfo Kabupaten Magelang. Kunjungan kerja tersebut berlangsung di Aula Kantor Diskominfo Kabupaten Sragen.
Studi tiru ini berfokus pada teknis penyelenggaraan pengelolaan aduan masyarakat, manajemen media sosial pemerintah, kerja sama media, serta pengelolaan data geospasial dan keamanan informasi.
Hal tersebut sekaligus mencerminkan komitmen Diskominfo Sragen dalam memberikan pelayanan informasi yang responsif, akurat, dan transparan, mulai dari penanganan aduan masyarakat hingga penyajian konten kegiatan pimpinan daerah.
Rombongan Diskominfo Kabupaten Magelang disambut langsung oleh Sekretaris Diskominfo Sragen, Budi Yuwono, beserta jajaran. Kegiatan ini menjadi wadah berbagi pengalaman, praktik baik (best practice), serta strategi yang telah diterapkan Pemkab Sragen dalam membangun sistem informasi publik yang terpadu dan aman.
Dalam paparannya, Budi Yuwono menjelaskan peran Diskominfo Sragen sebagai wali data sekaligus koordinator simpul jaringan informasi geospasial daerah. Penguatan simpul jaringan dilakukan melalui integrasi data antar-OPD, standarisasi metadata, penyusunan regulasi internal, hingga optimalisasi infrastruktur jaringan dan server yang mendukung Sistem Informasi Geospasial (SIG) Kabupaten Sragen.
“Simpul jaringan geospasial menjadi fondasi penting dalam mendukung kebijakan berbasis data, terutama untuk perencanaan pembangunan, penataan wilayah, hingga mitigasi bencana,” jelasnya.
Senada dengan itu, Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Tata Ruang (Disperkimtaru) Kabupaten Sragen, Yunika Purwaningrum, memaparkan peran OPD teknis dalam mendukung simpul jaringan. Data spasial berupa peta rencana tata ruang, kawasan permukiman, infrastruktur, hingga kawasan rawan bencana menjadi kontribusi utama Disperkimtaru yang diintegrasikan ke dalam sistem geospasial kabupaten.
Menurutnya, kolaborasi aktif antara Diskominfo dan Disperkimtaru menjadi kunci dalam memastikan data spasial yang disajikan akurat, mutakhir, dan dapat dimanfaatkan lintas sektor.
Selain simpul jaringan, jajaran Diskominfo Kabupaten Magelang juga menggali informasi terkait pengelolaan konten, penanganan aduan masyarakat, publikasi kegiatan pimpinan daerah, hingga pengelolaan radio di bawah naungan Pemkab Sragen. Materi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Diskominfo Sragen, Yudi Tamtomo yang menjelaskan alur teknis penanganan aduan yang terintegrasi melalui berbagai kanal digital, meliputi website resmi, aplikasi layanan pengaduan, serta media sosial pemerintah.
“Diskominfo Sragen berkomitmen memberikan pelayanan informasi yang cepat, akurat, dan transparan, mulai dari penanganan aduan masyarakat hingga publikasi kegiatan pimpinan daerah agar dapat diakses luas oleh masyarakat,” ujarnya.
Strategi pengelolaan konten, pola kerja sama dengan media massa, serta standar keamanan informasi dan mitigasi risiko kebocoran data turut menjadi bagian dari pembahasan.
Melalui kegiatan studi tiru ini, Kabid IKP Diskominfo Kabupaten Magelang, Herlina Nur Rohmah, berharap dapat mengadopsi dan mengadaptasi inovasi yang telah diterapkan di Sragen guna meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik dan keterbukaan informasi di wilayahnya.
Kunjungan kerja tersebut ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan tanya jawab.*( Eny )
