
Sukabumi, Indoglobe news.
Beredar video di beberapa platform media sosial dan grup perpesanan WhatsApp seorang siswa mengambil uang dan menampar siswa sekolah lain di sebuah jalan di kawasan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Selasa (02/12/25) pagi.
Dalam video tersebut tampak beberapa siswa yang berlari seperti mengejar seseorang, beberapa saat kemudian beberapa siswa lain berjalan dari arah berlawanan, salah satu siswa kemudian menghampiri siswa yang tengah berjalan dan terlihat mengambil uang Lalu menampar siswa tersebut.
Dari berbagai informasi, diketahui bahwa siswa yang menampar tersebut adalah anak didik di SMP PGRI Cicurug, sementara korban adalah pelajar dari Mts Assa’adah Cicurug. Informasi ini dibenarkan oleh salah satu tenaga pendidik di SMP PGRI Cicurug, Deni Ramdani. Deni juga menyampaikan bahwa permasalahan tersebut telah diselesaikan secara musyawarah yang melibatkan dua sekolah dan orang tua dari masing masih siswa.
“Memang benar anak itu adalah pelajar di sekolah kami dan korban adalah pelajar di MTs Assa’adah dan masalah itu sudah selesai, tidak menunggu lama, kemarin setelah kejadian permasalahannya langsung kami selesaikan secara musyawarah bersama pihak MTs Assa’adah dan orang tua siswa,” ujar Deni kepada wartawan saat dijumpai di kantornya, Rabu (03/12/25) siang.
Dia juga menjelaskan status pelajar yang tengah dalam masa uji coba karena merupakan pindahan dari sekolah lain. Setelah musyawarah, kata Deni, pihak sekolah mengambil keputusan untuk mengembalikan anak tersebut kepada orang tuanya.
“Anak ini ada dalam masa uji coba karena dia adalah siswa pindahan dari sekolah lain, aturan di sekolah kami jika ada pelajar pindahan kamu terima dan masuk dalam masa uji coba, jika berkelakuan baik maka akan terus kami didik di sini, jika berkelakuan buruk akan kami kembalikan,oleh sebab itu anak ini kami kembalikan kepada orang tuanya,” ucapnya.
“Sementara satu siswa lainnya yang juga terlibat dalam kejadian tersebut kami berikan sanksi berupa skorsing,” tambahnya.
(Y.Herdiansyah).
