
Sergai-indoglobenews
Medan,
Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Bank Sumut yang digelar di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Senin (24/11).
Bupati Sergai menyatakan dukungan penuh atas keputusan pemegang saham yang secara bulat menyetujui penyertaan modal dalam bentuk aset (inbreng) untuk memperkuat struktur permodalan Bank Sumut di tengah tekanan fiskal daerah.

Usai rapat, Darma Wijaya menyampaikan bahwa keputusan ini memberikan ruang bagi pemerintah kabupaten/kota untuk tetap berkontribusi pada penguatan Bank Sumut tanpa membebani APBD secara langsung. Menurutnya, mekanisme inbreng menjadi solusi yang realistis dan bertanggung jawab di tengah penyesuaian keuangan daerah.
“Pemkab Sergai menyambut baik keputusan ini. Dengan skema inbreng, kami tetap bisa memenuhi komitmen penyertaan modal tanpa mengganggu belanja prioritas daerah. Yang terpenting, aset yang diserahkan harus memenuhi standar penilaian yang ditetapkan Bank Sumut dan OJK,” ujar Darma Wijaya.

Ia menegaskan, Bank Sumut memiliki peran strategis dalam mendukung pembiayaan pembangunan daerah, termasuk peningkatan pelayanan publik dan perluasan akses pembiayaan bagi pelaku usaha. Karena itu, Pemkab Sergai berkomitmen menjaga sinergi agar penguatan permodalan ini berkontribusi langsung pada pembangunan ekonomi di Tanah Bertuah Negeri Beradat.
Bang Wiwik, sapaan akrabnya, memandang penyegaran manajemen ini sebagai bagian penting dalam memperkuat fondasi Bank Sumut sebagai bank pembangunan daerah. “Bank Sumut harus adaptif, terutama dalam memperkuat digitalisasi layanan dan mitigasi risiko. Dengan manajemen baru, kami berharap terjadi percepatan pada agenda transformasi tersebut,” kata Darma Wijaya.

Di akhir rapat, Gubernur Sumut sekaligus pemegang saham pengendali, Bobby Nasution, menegaskan kembali bahwa kebijakan penyertaan modal berbentuk aset merupakan langkah strategis yang disepakati untuk menjaga kebutuhan permodalan tanpa menambah beban APBD.
“Penambahan modal melalui inbreng adalah ruang yang kami berikan bagi kabupaten/kota untuk tetap mendukung penguatan Bank Sumut. Ini disetujui bersama dan kita pastikan tetap sesuai regulasi,” ujar Bobby.

Ia juga menambahkan bahwa penyegaran struktur komisaris dan direksi adalah bagian dari upaya memastikan Bank Sumut dapat tumbuh lebih sehat dan tetap menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi regional.
Dalam rapat yang dihadiri 33 pemegang saham ini, sejumlah keputusan strategis juga disetujui, termasuk perubahan struktur jabatan direksi untuk menyesuaikan kebutuhan transformasi digital dan penguatan tata kelola risiko.

RUPS-LB menyetujui pengangkatan Heru Mardiansyah sebagai Direktur Utama, Sandhy Sofian sebagai Direktur Teknologi Informasi dan Operasional, Presley Hutabarat sebagai Direktur Keuangan, serta Irwansyah Tuwareh Dongoran sebagai Direktur Bisnis dan Syariah.
Selain itu, Sulaiman Harahap ditetapkan sebagai calon Komisaris Non-Independen dan Prof. Dr. H. Hasyimsyah Nasution, MA sebagai anggota Dewan Pengawas Syariah. Seluruh pengangkatan akan berlaku efektif setelah lulus uji kelayakan dan kepatutan oleh OJK. (M Yamin Nasution)
