
Sergai-indoglobenews
Sei Rampah
Dinilai Tidak Cermat Kondisi SPPG Sei Rampah ini Menjadi peringkat ke-3 SPPG terbaik di Sumatera Utara (Sumut) oleh Tauwas Care (Platform digital) oleh BGN
Forum Wartawan Hukum (Forwakum) Serdang Bedagai (Sergai) ketua Darmawan, S.Sos Kamis (19/2/2026) menilai BGN tidak cermat dalam menentukan penilaian terbaik ke-3 se Sumut pada SPPG Sei Rampah yang saat ini bermasalah dalam pengelolaan limbah.(Ipal )
SPPG Sei Rampah ini letaknya berada disebuah rumah toko (Ruko) dimana izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) adalah roko yang jauh dari kata standar untuk SPPG. tersebut dilokasi tidak memiliki pagar bangunan tidak ada tempat parkir dan ditambah lagi permasalahan soal limbah yang saat ini sedang ditangani Dinas LH Perkim dari Pemkab Sergai.
” Dapur SPPG Sei Rampah ini pun tidak jauh beda seperti ruko sarang walet sangat tidak standart untuk lokasi SPPG MBG ditambah lagi tidak memiliki pengelolaan Ipal yang baik, kiranya BGN di harapkan melakukan peninjauan kembali dan mengevaluasi SPPG Sei Rampah tersebut” papar Darmawan.
Sebelumnya Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) Sergai, Reza Firmansyah yang di konfirmasi, Rabu pagi di Sei Rampah terkait SPPG Sei Rampah mengatakan pihaknya telah mengunjungi SPPG Sei Rampah melakukan pengecekan terhadap IPALnya, dan hasilnya IPAL SPPG Sei Rampah dibawah standard.
” Pihak SPPG Sei Rampah juga tampak mulai melakukan pembenahan dengan penambahan kolam pengolahan limbah, sebagai bentuk pembinaan pihak kita memberikan tengang waktu selama 6 hari, namun dalam waktu dekat akan kembali kita cek”, sebut Reza Firmansyah.

Kepala SPPG Sei Rampah, Rico Hartono Hutagaol yang dikonfirmasi via layanan WhatsApp, Rabu (18/2) sore terkait hasil penilaian Tauwas Care BGN yang menempatkan SPPG Sei Rampah peringkat ke 3 dari sepuluh besar tingkat Sumut dengan nilai 100 hasil sangat baik, apa yang menjadi dasar penilaian tersebut.
Serta terkait perkembangan tenggang waktu yang diberikan pihak Dinas Perkim Lingkungan Hidup Sergai untuk penambahan/perbaikan kolam IPAL SPPG Sei Rampah hingga Rabu malam sekira pukul 19:15 WIB, Kepala SPPG Sei Rampah belum membalas.
Koordinator BGN Wilayah Sergai Nurhasanah Ritonga yang di konfirmasi terkait SPPG Sei Rampah yang masuk 10 besar Tauwas Care menyampaikan pihaknya menjelaskan bahwa penilaian tersebut dilakukan langsung oleh Tim Pemantauan dan Pengawasan BGN Pusat berdasarkan rapor yang disubmit Kepala SPPG setiap bulan.
Indikator yang dinilai sebutnya, meliputi keamanan pangan, mutu gizi, kualitas produksi, keselamatan dan kesehatan kerja serta lingkungan (K3L), serta kelengkapan dokumentasi dan sertifikasi.
” Sebagai Korwil, saya tidak memiliki kewenangan dalam menentukan hasil penilaian tersebut. Jika di lapangan masih terdapat kekurangan, itu menjadi bahan evaluasi dan pembinaan agar kondisi faktual benar-benar selaras dengan laporan yang disampaikan”, terang Nurhasanah.(M Yamin Nasution)
Dapur SPPG Sei Rampah dengan dua pintu ruko tampa pagar dan sampah menumpuk di depan SPPG yang kini bermasalah soal limbah, Rabu (18/2/2026).
