DAERAH

HUJAN TURUN JALUR JALAN RAYA BOJONG GENTENG BANJIR YANG DI BARENGI SAMPAH

By INDOGLOBE NEWS


Indoglobe News Sukabumi

Jalan raya Bojonggenteng menuju kalapanunggal tepatnya di Depan Toko Material 1.000 -+ 100 meter dari kantor Kecamatan Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi sepintas tidak ada masalah dan terlihat biasa lalu lalang kendaraan. ( Jum’at 10/12/2021)

Akan tetapi ketika hujan deras turun di wilayah tersebut sepanjang kurang lebih 300 meter jalanan berubah menjadi genangan air setinggi mata kaki orang dewasa dan deras serta di iringi sampah sampah berserakan di jalanan, itu semua di akibatkan selokan aliran air / irigasi di lokasi tersebut sepanjang jalan tidak ada dan yang ada pun tidak berfungsi sehingga aliran air dan sampah mengalir ke jalanan.

Warga masyarakat sekitar pun terutama yang rumahnya di pinggir jalan ketika hujan akan di sibukan dengan membersihkan sampah sampah tersebut dan memperbaiki aliran air agar tidak masuk rumah dan warung mereka.

Teti (35) Salah satu warga Bojonggenteng yang membuka warung di area jalan tersebut, mengeluhkan hal tersebut saat berbincang dengan team media, karena kalo hujan deras dia harus rela hujan hujanan untuk memperbaiki aliran air dan membuang sampah sampah yang berserakan di jalan, karena sampah tersebut akan menghambat bagi pengguna jalan baik itu pejalan kaki, pengendara roda dua maupun roda empat.

” kalo hujan deras turun pasti air mengalir deras ke jalanan dan sampah sampah pun ikut terbawa ke jalan baik itu sampah plastik, bekas pampes, dedaunan, ranting, kaleng, kayu, puing, botol dan bambu, sehingga mengganggu bagi kami selaku warga yang ada di sini dan bagi pengendara yang lewat, tidak sedikit di antara pengendara roda dua yang jatuh, kempes ban itu semua karena banyak nya sampah terbawa aliran air” ungkapnya

Sampah sampah yang berserakan di jalan tersebut bukan hanya sampah plastik tapi banyak sampah yang lain yang dapat mengakibatkan kecelakaan bagi pengendara, seperti Kayu yang ada paku nya, bambu panjang yang menghalangi jalan serta puing puing yang berserakan terbawa arus air, sehingga tidak sedikit yang jatuh dan terhambat perjalanannya.

” saya pun harus rela turun hujan hujanan untuk membersihkan jalan terutama kalo ada sampah yang kira kira menghambat bagi pengendara seperti bambu panjang yang menghalangi jalan, kaleng, botol, kayu dan puing puing, agar tidak menghambat pengendara, kasian kan kalo mereka celaka”. Tambahnya

Akibat dari aliran air dan sampah yang turun kejalan tersebut bukan hanya mengganggu pengguna jalan akan tetapi berpengaruh juga terhadap kekuatan jalan akan cepat rusak, karena ada sebagian jalan di wilayah tersebut yang sudah rusak akibat tergerus aliran air. Warga berharap pihak pemerintahan segera membangun dan memperbaiki aliran air / irigasi di area tersebut. Pungkasnya ( asro ) indogolbe news melaporkan

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top