
Bengkayang, Kalbar -Indoglobenews
Diduga akibat Krisis bahan bakar minyak di Desa Sahan Kecamatan Seluas dan Sanggau Ledo Kabupaten Bengkayang berdampak parah.
Hal tersebut dikeluhkan Jakarius selaku warga Desa Sahan Rabu(18/03/2026)
Menurutnya sudah beberapa hari ini kelangkaan minyak bensin jenis pertalite sulit di dapat warga
“Apalagi di Kecamatan Seluas tidak memliki SPBU resmi, aktifitas Petani dan Pekebun dan aktivitas masyarakat di Desa Sahan sepi , jarang terlihat kendaraan berlalu lalang,” keluhnya

“Masyarakat Desa Sahan saat ini jika ingin membeli BBM harus ke Kecamatan Jagoi dan Kecamatan Sanggau Ledo dan harus rela mengantri panjang, hingga Berkilo-kilo jaraknya saat ini ” ujar Jakarius
Jakarius menghawatirkan kondisi seperti ini jika terus berlanjut, bisa berdampak besar kepada penghasilan ekonomi masyarakat kecil di sini
“Apalagi mayoritas masyarakat di Desa Sahan bekerja sebagai Petani dan Pekebun, kita berharap
Kepada pemerintahan Kabupaten Bengkayang bisa segera mencari solusi akibat melangkah bahan bakar minyak di Kecamatan Seluas dan sekitarnya ,” kritik Jakarius

Selain itu Kapolda Kalbar melalui melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Barat mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying bahan bakar minyak (BBM) menjelang Hari Raya Idulfitri. Kepolisian juga menegaskan akan menindak tegas praktik penimbunan BBM.
“Kami akan segera berkoordinasi dengan Pertamina. Selain itu, kami juga akan menginstruksikan polres jajaran untuk mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying,” kata Burhanuddin, Jumat (06/03/ 2026) siang.
Sampai berita Ini ditayangkan, menurut beberapa sumber yang dihimpun awak Media Indoglobenews.id ,antrian panjang terjadi di beberapa titik Kecamatan yang memliki SPBU di Wilayah Kabupaten Bengkayang hingga mengakibatkan macet panjang dikarenakan antrian BBM.
(Saidi)

