
PURWAKARTA, Indoglobenews.com – Kepala Desa (Kades) Bunder, Tedy Moch Taufik, memanfaatkan platform TikTok untuk menjamin transparansi dalam proses renovasi tempat wudu Masjid Al-Muhtar di Kampung Selaeri, Purwakarta.
Inisiatif yang dimulai Rabu (24/12) ini bertujuan memberikan laporan langsung kepada publik dan donatur mengenai kemajuan pembangunan serta penggunaan dana swadaya.
Dalam keterangannya, Kades yang akrab disapa Abah Lurah menjelaskan bahwa proyek ini berawal dari musyawarah warga dan pemanfaatan tanah wakaf. Fokus pembangunan berupa relokasi tempat wudu ke lokasi baru yang lebih representatif, khususnya untuk menampung jamaah Salat Jumat.
“Pembangunan ini murni swadaya dari masyarakat, keluarga besar, hingga rekan kerja, termasuk dari TNI, Polri, serta instansi lain. Kami menggunakan TikTok sebagai bentuk pertanggungjawaban publik agar semua pihak dapat memantau perkembangannya,” ujar Tedy Moch Taufik saat diwawancarai di lokasi proyek.
Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak melakukan penggalangan dana di jalanan. “Kami memilih cara yang lebih formal dengan mencantumkan nomor rekening resmi panitia pada unggahan media sosial di akun @tedymochtaufik,” jelasnya. Donasi yang diterima pun beragam, mulai dari bantuan tunai hingga material bangunan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, pekerja sedang merampungkan struktur bangunan baru yang terpisah untuk fasilitas pria dan wanita. Rencananya, area tempat wudu lama akan dialihfungsikan menjadi ruang salat tambahan guna meningkatkan kapasitas masjid.
Inisiatif digital ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat serta memastikan renovasi masjid selesai tepat waktu demi kenyamanan jamaah.
(Irwan DS)
