
PURWAKARTA, Indoglobenews.com – Kepala Desa Bunder, Tedy Moch Taufik, turun tangan langsung memantau dan mengecek pengiriman material swadaya warga untuk renovasi Masjid Al-Muhtar di desanya, Rabu (24/12).
Langkah ini ditempuh sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas guna membangun kepercayaan publik serta menginspirasi partisipasi lebih luas.
Pembangunan rumah ibadah tersebut sepenuhnya mengandalkan swadaya murni masyarakat, tanpa pungutan.
Untuk memastikan setiap sumbangan warga tersalurkan tepat guna, pemerintah desa menerapkan sistem pengelolaan terbuka yang dapat dipantau langsung.
“Pendekatan transparan ini sengaja kami ambil untuk menghilangkan keraguan di tengah masyarakat mengenai penggunaan dana dan material swadaya,” kata Tedy Moch Taufik yang akrab disapa Abah Lurah Tedy, kepada Indoglobenews.com.
Ia menegaskan komitmennya dengan turun langsung ke lokasi penerimaan material. Saat menerima bantuan, Abah Tedy juga menyampaikan apresiasi secara langsung kepada para donatur.
“Hatur nuhun, Pak Haji, tos katampi,”ujarnya penuh syukur.
Lebih dari sekadar pertanggungjawaban, langkah ini ditujukan untuk memacu semangat gotong royong.
“Nah, itulah yang saya ajak, orang-orang yang punya kepedulian, itu buktinya,” tegasnya mengenai pentingnya partisipasi aktif warga.
Sebagai bentuk akuntabilitas, panitia pembangunan secara terbuka mendata semua kontribusi, baik tenaga, pikiran, maupun materi.
Terima kasih kepada donatur juga disampaikan melalui berbagai kanal komunikasi, termasuk media sosial.
Partisipasi aktif dari seluruh elemen warga terus dinantikan untuk menyukseskan agenda kebersamaan ini.
Bagi masyarakat yang ingin berkontribusi, dapat menghubungi Sekretariat Panitia Pembangunan Masjid Al-Muhtar di Kantor Desa Bunder atau melalui nomor telepon yang telah disosialisasikan.
(Irwan DS)
