
Bandung Barat Indoglobe News- Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Bandung Barat (KBB) resmi mengukuhkan kepengurusan barunya dalam Rapat Pimpinan Kabupaten (RAPIMKAB) I yang berlangsung Selasa, 27 Mei 2025. Acara ini menandai tonggak penting bagi KADIN KBB, memperkuat legalitas organisasi dan sinergi antar pelaku usaha di daerah.
RAPIMKAB I dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, menunjukkan dukungan luas terhadap organisasi ini. Kehadiran Ketua Umum KADIN Jawa Barat, Almer Faiq Rusydi, menandakan pentingnya acara ini dalam konteks perekonomian Jawa Barat. Selain itu, turut hadir anggota Komisi II DPRD KBB Pieter, perwakilan Ketua DPRD KBB, perwakilan Kapolres Cimahi, Dandim 0609/Cimahi, perwakilan Komandan Kavaleri, perwakilan Komandan Kopassus Batujajar, Ketua KADIN Subang dan Cimahi, serta para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kabupaten Bandung Barat. Para pelaku UMKM juga turut berpartisipasi dengan membuka stan pameran produk unggulan mereka, menambah semarak acara ini.

Ketua Pelaksana RAPIMKAB I, M. Ilyas, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara penting ini. Puncak acara ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) KADIN Jawa Barat yang secara resmi menetapkan H. Samsul Ma’arif sebagai Ketua Umum KADIN KBB periode [Periode, perlu dilengkapi] beserta jajaran pengurusnya. Penetapan ini mengakhiri segala spekulasi dan menegaskan satu-satunya kepengurusan KADIN KBB yang sah dan diakui oleh KADIN Jawa Barat dan KADIN Indonesia.
Dalam pidato pelantikannya, H. Samsul Ma’arif menegaskan legalitas dan kesatuan KADIN KBB. Ia menekankan pentingnya persatuan dan menolak segala bentuk klaim kepengurusan yang tidak sah. “Tidak ada dualisme. Kami adalah kepengurusan resmi, dan kami siap menjadikan KADIN sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun ekonomi lokal,” tegas H. Samsul Ma’arif. Pernyataan ini bertujuan untuk memberikan kepastian dan kepercayaan kepada para pelaku usaha di KBB.

Ketua Umum KADIN Jawa Barat, Almer Faiq Rusydi, dalam sambutannya memberikan arahan strategis. Ia menekankan pentingnya kesiapan daerah dalam menghadapi gelombang investasi yang masuk ke Jawa Barat. “Putra daerah tidak boleh hanya jadi penonton. Kita harus siapkan SDM yang unggul,” serunya, mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) untuk menghadapi persaingan ekonomi yang semakin ketat.
Sebagai bentuk apresiasi atas dukungannya, KADIN KBB memberikan plakat penghargaan kepada empat sponsor utama: PT. Panglima Tujuh Saudara, PT. Pesona Ratu Balqis, CV Tita Raksa Persada Usaha, dan PT. Tabung Jumrah Semesta. Dukungan dari sektor swasta ini menunjukkan kepercayaan terhadap KADIN KBB dan komitmen bersama untuk memajukan ekonomi daerah.

Acara RAPIMKAB I ditutup dengan doa bersama, menandai babak baru bagi KADIN KBB. Dengan kepengurusan yang sah dan solid, KADIN KBB siap menjalankan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dan penggerak ekonomi daerah, berkomitmen untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif dan berkelanjutan di Kabupaten Bandung Barat.(Urip kusnadi81)
