
TOUNA, Indoglobe News Senin (8/12/2025) – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Tojo Una-Una, Mohamad Asfan Supu, pada. Senin (08/12/25 )melakukan peninjauan cepat langsung di lokasi banjir rob yang melanda Kelurahan Malotong, Kecamatan Ampana Kota. Peninjauan ini juga diperluas ke pantai Bailo, Kecamatan yang sama.
Kejadian banjir rob di pesisir Malotong sudah menjadi bencana rutin yang menimpa warga setiap bulan Desember – seperti kutukan yang selalu menimpa dan membuat hati warga tertekan.
Dalam peninjauan hari ini, Kadis PUPR turut didampingi Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) PUPR Faisal Sanang beserta jajarannya.
Tujuan kunjungan ini adalah untuk melihat langsung kondisi lapangan, menilai dampak banjir rob terhadap warga, serta mempersiapkan langkah penanganan yang konkret.
Di lokasi bencana rob, tersebut, ia menyampaikan bahwa rencana pembangunan tanggul di pesisir pantai Malotong dan Pantai Ue Nguri Kelurahan Bailo akan dibangun tahun 2026.
“Rencana pembangunan tanggul di kedua lokasi itu akan direalisasikan tahun depan,” ungkap Asfan Supu, sapaan akrab Kadis PUPR Touna.
Sementara itu, Bahrun, warga korban bencana rob di pantai Kelurahan Malotong, menerangkan bahwa ia sudah mengajukan usulan melalui proposal untuk penanganan masalah ini kepada Pemda Touna melalui instansi teknis sejak beberapa tahun yang lalu. Namun hingga kini tidak pernah direalisasi.
“Kami setiap datang bulan Desember mulai kuatir dan waspada akan datang bencana serupa. Lagi “terang Bahrun
Hal senada disampaikan Mama Suci, sapaan korban bencana rob tersebut, bila datang bulan Desember kami mulai bersiap diri menanti datangnya bencana yang sama.
“Bahkan memasak saja kami kesulitan akibat rumah mereka dihantam banjir rob.” Kata Mama Suci sapaan Akrabnya
Oleh karena itu, mereka berharap kepada pemerintah saat ini untuk dapat mencari solusi dengan membuat tanggul penahan air ombak yang masuk ke rumah warga masyarakat sekitar,” ujarnya dengan nada penuh harapan.
Hal serupa juga menimpa 27 rumah warga Ue Nguri di Kelurahan Bailo, Minggu kemarin.
Dalam peninjauan itu, Lurah Bailo juga berharap kepada Dinas PUPR untuk segera membuat tanggul penahan ombak dipesisir pantainya – harapan yang kini mulai terasa lebih dekat dengan janji pembangunan tahun 2026.
(Dhirwan)
Rilis
Kominfo Touna, Bid. PIKP
