
SRAGEN INDOGLOBENEWS .COM – Menghadapi ancaman bencana tanah longsor yang pernah merenggut korban jiwa, Polres Sragen mengambil langkah nyata dengan melakukan penanaman ratusan pohon di wilayah rawan bencana.
Selasa pagi (23/12/2025), Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari memimpin langsung kegiatan penanaman 500 bibit pohon di Dukuh Secang, Desa Jetis, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.30 WIB tersebut diikuti oleh Wakapolres Sragen, para Pejabat Utama Polres Sragen, Kapolsek jajaran, Forkopimcam Sambirejo, TNI, perangkat desa, serta sekitar 50 warga masyarakat setempat.
Lokasi penanaman dipilih secara khusus karena merupakan daerah rawan longsor yang pada tahun sebelumnya dilanda bencana alam.

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari menyampaikan bahwa penanaman pohon ini merupakan bagian dari upaya penanggulangan bencana alam sekaligus wujud kepedulian Polri terhadap kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat.
“Kami bersyukur kepada Allah SWT karena pagi ini dapat melaksanakan kegiatan penanaman pohon. Kegiatan ini sebenarnya sudah kami rencanakan sejak beberapa waktu lalu, namun karena padatnya agenda, baru hari ini dapat terlaksana. Meski sempat tertunda, komitmen kami tetap sama, kegiatan ini harus segera diwujudkan,” ujar Kapolres.
Menurut Kapolres, kegiatan tersebut terlaksana berkat kerja sama Polres Sragen dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sragen yang telah memberikan dukungan berupa bibit tanaman.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sragen atas dukungan bibit pohon. Seluruh kegiatan ini akan kami dokumentasikan dan dilaporkan sebagai bentuk pertanggungjawaban amanah yang telah diberikan,” tambahnya.
Kapolres juga berharap, melalui penanaman pohon ini, bencana tanah longsor yang pernah terjadi di Dukuh Secang tidak kembali terulang di masa mendatang.
“Kami mendengar bahwa satu tahun lalu di lokasi ini terjadi bencana alam yang mengakibatkan korban jiwa. Semoga dengan upaya penanaman pohon ini, ke depan wilayah Sambirejo dapat terhindar dari bencana serupa.( Eny )
