
Purwakarta, Indoglobenews.com – Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah, Kementerian Agama (Kemenag) RI, menggelar program peningkatan kompetensi bagi guru dan tenaga kependidikan Raudhatul Athfal (RA).
Program ini mengusung tema “Mainstreaming Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) Berbasis Kurikulum Cinta”.
Kegiatan yang diselenggarakan dalam format workshop tersebut bertujuan menyelaraskan kualitas pendidikan anak usia dini di lingkungan madrasah dengan konsep pengembangan menyeluruh.
Konsep ini mencakup aspek fisik, kognitif, sosial-emosional, bahasa, serta nilai agama dan moral.
“Program ini merupakan komitmen kami untuk memastikan GTK RA memiliki pemahaman mendalam tentang PAUD HI, yang merupakan amanat nasional untuk pemenuhan hak anak secara utuh,” jelas pernyataan resmi dari Direktorat GTK Madrasah yang diterima Indoglobenews.com, Kamis (11/12).
PAUD HI menekankan koordinasi layanan pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, dan perlindungan secara terpadu.
Sementara itu, ‘Kurikulum Cinta’ yang digaungkan dirancang sebagai pendekatan edukatif berbasis kasih sayang, nilai-nilai keagamaan, dan kearifan lokal untuk mendukung tumbuh kembang optimal anak.
Acara dihadiri oleh sejumlah Kepala RA dan tenaga kependidikan dari berbagai daerah.
Salah satu peserta, Hj. Siti Enung Nurjanah, S.Ag., Kepala RA dari Purwakarta, menyampaikan apresiasinya. “Alhamdulillah bertemu dengan ibu-ibu narasumber hebat. Barokalloh,” ujarnya.
Berdasarkan dokumentasi yang diperoleh, workshop menghadirkan narasumber ahli di bidang PAUD dan pendidikan Islam melalui sesi diskusi panel.
Melalui pelatihan ini, diharapkan tercipta tenaga pendidik RA yang lebih profesional dan beretika, serta mampu mengaplikasikan konsep PAUD HI dan Kurikulum Cinta dalam proses belajar-mengajar sehari-hari.
(Irwan DS)
