
Purwakarta, Indoglobenews.com – Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Purwakarta menggalang dana tanggap darurat bagi korban banjir dan tanah longsor di Sumatera Utara. Penggalangan dana ini berlangsung hingga 16 Desember 2025, merespons instruksi pusat untuk menanggulangi bencana yang telah menelan ratusan korban jiwa.
Penggalangan dana diinstruksikan secara resmi melalui Surat Kankemenag Purwakarta Nomor:5174/KK.10.14/HM.00/11/2025 tentang “Tanggap Darurat Bantuan Banjir dan Longsor” tertanggal 1 Desember 2025. Surat tersebut diterbitkan sebagai tindak lanjut dari laporan situasi oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Bantuan dikoordinir dan ditransfer oleh unit kerjanya masing-masing, kemudian melaporkan bukti transfer dan daftar donatur kepada UPZ Kemenag untuk diteruskan ke Kantor Wilayah Provinsi Jawa Barat,” bunyi petikan surat edaran tersebut, seperti dikutip Indoglobenews.com, Selasa (2/12/2025).
Seluruh Aparatur Sipil Negara(ASN) di lingkungan Kankemenag Purwakarta, termasuk kepala madrasah, guru, serta pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) di tingkat kecamatan, diimbau untuk berpartisipasi. Donasi dikumpulkan dalam bentuk uang dan disalurkan melalui rekening resmi Tanggap Darurat Kemenag RI di Bank Syariah Indonesia (BSI) Nomor 7121241697.
Setelah melakukan transfer, setiap unit kerja diwajibkan mengisi formulir pelaporan online yang telah disediakan sebagai bentuk pertanggungjawaban.
Hj.Siti Enung Nurjanah, S.Ag., Kepala Raudhatul Athfal (RA) di Purwakarta, mengonfirmasi telah menerima dan mengikuti instruksi tersebut. “Kami telah mengkoordinir bantuan dari keluarga besar madrasah dan menyalurkannya sesuai prosedur yang ditetapkan,” ujarnya.
Aksi kemanusiaan ini juga mendapatkan respons spontan dari sejumlah ASN dan warga di Purwakarta yang memiliki keterkaitan keluarga dengan wilayah terdampak,seperti Tapanuli Tengah dan Sibolga. Bantuan dan doa mereka disalurkan baik melalui jalur resmi Kemenag maupun secara langsung.
Sebagai perwakilan keluarga korban di Purwakarta, Irwan DS menyampaikan apresiasi. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian, bantuan, dan doa dari semua pihak. Semua kebaikan ini menjadi kekuatan bagi kami dan semoga dibalas dengan keberkahan,” ujarnya.
Langkah Kemenag Purwakarta ini menjadi implementasi nyata dari nilai solidaritas dan tanggap darurat dalam menghadapi musibah di Sumatera. (IDS)
