
Komitmen Tingkatkan Mutu MBG, Sragen Tambah SPPG Baru di Kroyo Karangmalang
SRAGEN INDOGLOBENEWS.COM.- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen bersama Polisi Resor (Polres) Sragen dan Yayasan Kemala Bhayangkari meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kroyo 2 di Jalan Kalingga, Desa Kroyo, Kecamatan Karangmalang Sragen.
Peresmian ini menjadi bagian upaya percepatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto.
Wakil Bupati Sragen, Suroto, yang juga Ketua Satgas MBG Kabupaten Sragen, menjelaskan hingga kini sudah beroperasi 55 SPPG dari target sekitar 85 unit. Ia menegaskan program ini bersifat pengabdian dan bukan kegiatan yang berorientasi keuntungan.
“Ini bukan bisnis atau proyek, tetapi amanah Presiden RI untuk memastikan pemenuhan gizi anak cucu kita,” terangnya.
Untuk menjaga kualitas layanan, Suroto menekankan pentingnya disiplin keselamatan kerja dan kewaspadaan seluruh relawan serta pengelola dalam menerapkan standar K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).
Turut hadir Kapolres Sragen, Dewiana Syamsu Indyasari, yang menjelaskan SPPG di bawah naungan Polres memiliki standar keamanan pangan yang lebih ketat. Ia memastikan keamanan pangan dengan melakukan uji cepat (rapid test) terhadap makanan yang diproduksi, guna menjamin mutu dan kelayakan gizi bagi penerima manfaat.
“Tolong jaga amanah yang sudah kami berikan dengan sebaik-baiknya. Terapkan seluruh SOP yang berlaku secara konsisten, sehingga SPPG Kroyo 2 dapat beroperasi dengan aman, lancar, dan memberi manfaat bagi generasi kita,” pesannya.
Dukungan juga datang dari Yayasan Kemala Bhayangkari sebagai mitra utama. Perwakilan yayasan, Stella Sandria, menyampaikan pihaknya terbuka terhadap masukan dari sekolah demi peningkatan mutu layanan.
“Sebagai mitra, kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik untuk anak-anak, termasuk dari sisi menu dan kualitas bahan baku,” ungkapnya.
Sejalan dengan itu, Kepala SPPG Kroyo 2, Putut Tio Arkana, mengungkapkan pihaknya berkomitmen memaksimalkan layanan dengan mengutamakan kualitas relawan dan bahan baku. SPPG Kroyo 2, lanjutnya, menyeleksi relawan dengan latar belakang kuliner dan memberikan pelatihan selama satu bulan untuk memastikan loyalitas serta integritas mereka.
“Semoga dengan berjalannya program MBG ini, kita bisa ikut menyukseskan program pemerintah pusat menuju generasi emas 2045,” ucap Putut.
SPPG Kroyo 2 dijadwalkan melayani 1.652 penerima manfaat yang berasal dari 14 sekolah tingkat TK, SD, hingga SMK. Layanan ini akan dikelola oleh 31 relawan yang mayoritas berdomisili di Sragen, sebagai bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung perbaikan gizi anak sekolah.*(Eny)
SRAGEN INDOGLOBENEWS.COM.- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen bersama Polisi Resor (Polres) Sragen dan Yayasan Kemala Bhayangkari meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kroyo 2 di Jalan Kalingga, Desa Kroyo, Kecamatan Karangmalang Sragen.
Peresmian ini menjadi bagian upaya percepatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto.
Wakil Bupati Sragen, Suroto, yang juga Ketua Satgas MBG Kabupaten Sragen, menjelaskan hingga kini sudah beroperasi 55 SPPG dari target sekitar 85 unit. Ia menegaskan program ini bersifat pengabdian dan bukan kegiatan yang berorientasi keuntungan.
“Ini bukan bisnis atau proyek, tetapi amanah Presiden RI untuk memastikan pemenuhan gizi anak cucu kita,” terangnya.
Untuk menjaga kualitas layanan, Suroto menekankan pentingnya disiplin keselamatan kerja dan kewaspadaan seluruh relawan serta pengelola dalam menerapkan standar K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).
Turut hadir Kapolres Sragen, Dewiana Syamsu Indyasari, yang menjelaskan SPPG di bawah naungan Polres memiliki standar keamanan pangan yang lebih ketat. Ia memastikan keamanan pangan dengan melakukan uji cepat (rapid test) terhadap makanan yang diproduksi, guna menjamin mutu dan kelayakan gizi bagi penerima manfaat.
“Tolong jaga amanah yang sudah kami berikan dengan sebaik-baiknya. Terapkan seluruh SOP yang berlaku secara konsisten, sehingga SPPG Kroyo 2 dapat beroperasi dengan aman, lancar, dan memberi manfaat bagi generasi kita,” pesannya.
Dukungan juga datang dari Yayasan Kemala Bhayangkari sebagai mitra utama. Perwakilan yayasan, Stella Sandria, menyampaikan pihaknya terbuka terhadap masukan dari sekolah demi peningkatan mutu layanan.
“Sebagai mitra, kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik untuk anak-anak, termasuk dari sisi menu dan kualitas bahan baku,” ungkapnya.
Sejalan dengan itu, Kepala SPPG Kroyo 2, Putut Tio Arkana, mengungkapkan pihaknya berkomitmen memaksimalkan layanan dengan mengutamakan kualitas relawan dan bahan baku. SPPG Kroyo 2, lanjutnya, menyeleksi relawan dengan latar belakang kuliner dan memberikan pelatihan selama satu bulan untuk memastikan loyalitas serta integritas mereka.
“Semoga dengan berjalannya program MBG ini, kita bisa ikut menyukseskan program pemerintah pusat menuju generasi emas 2045,” ucap Putut.
SPPG Kroyo 2 dijadwalkan melayani 1.652 penerima manfaat yang berasal dari 14 sekolah tingkat TK, SD, hingga SMK. Layanan ini akan dikelola oleh 31 relawan yang mayoritas berdomisili di Sragen, sebagai bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung perbaikan gizi anak sekolah.*(Eny)
