
Sukabumi Indoglobenews.com — Kebocoran limbah pabrik yang masuk ke pemukiman warga adalah pelanggaran serius yang mengancam kesehatan dan lingkungn. Pemerintah Desa Babakan Jaya bersama tokoh masyarakat bergerak cepat menanggapi keluhan warga terkait kebocoran limbah cair yang berasal dari salah satu pabrik di wilayah
Perumahan Bumi Mutiara Indah RT 26 RW 06, Desa Babakan Jaya, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi.
Kebocoran limbah tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran warga sekitar. Menyikapi kondisi itu, Kepala Dusun 03 Desa Babakan Jaya, Ajid, bersama unsur masyarakat langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal, Minggu (8/2/2026).
Di lokasi kejadian, Kadus Ajid menyampaikan bahwa tindakan cepat dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah desa dalam menjaga kenyamanan dan keamanan lingkungan warga.
“Alhamdulillah, dengan gerak cepat, kebocoran tersebut sudah berhasil kami atasi dan kondisi saat ini sudah kembali normal,” ujar Ajid kepada wartawan di sela kegiatan pembersihan.
Ajid menjelaskan, berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kebocoran tersebut bukan berasal dari saluran utama, melainkan rembesan kecil pada bagian pondasi, sehingga tidak menimbulkan dampak besar terhadap lingkungan sekitar.
“Sekarang sudah normal seperti biasa. Itu hanya bocoran rembes kecil dari pondasi dan sudah ditangani,” tambahnya.

Langkah cepat yang dilakukan aparatur desa dan tokoh masyarakat ini mendapat apresiasi dari warga setempat. Warga menilai kehadiran pemerintah desa di tengah persoalan lingkungan menjadi bukti nyata kepedulian serta responsif terhadap keluhan masyarakat.
Salah seorang warga menyampaikan rasa terima kasih atas kesigapan Kadus dan Pemdes Babakan Jaya.
“Terima kasih untuk Pak Kadus Babakan Jaya yang sudah sigap dan cepat merespons. Alhamdulillah sekarang sudah aman dan tidak ada kekhawatiran lagi,” ungkapnya.
Pemerintah Desa Babakan Jaya menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan lingkungan, khususnya terhadap aktivitas industri yang berada di sekitar permukiman warga.
Pemdes juga mengimbau pihak perusahaan agar lebih memperhatikan aspek keamanan instalasi dan dampak lingkungan, sehingga kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
Dengan penanganan yang cepat dan koordinasi yang baik antara Pemdes, tokoh masyarakat, dan warga, situasi di Perumahan Bumi Mutiara Indah kini kembali kondusif dan aktivitas warga berjalan normal seperti sedia kala. Ze
