
BOYOLALI INDOGLOBENEWS.COM — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia sedang menggencarkan program bantuan budidaya ikan tematik di seluruh wilayah Indonesia dengan sistem bioflok. Bioflok adalah sistem budidaya intensif dan ramah lingkungan yang mengubah limbah menjadi nutrisi kembali untuk ikan.
Bantuan ini diberikan kepada Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang sekaligus untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintah. Di Boyolali, ada tiga lokasi yang menerima bantuan dari KKP, yakni Kecamatan Wonosamodro, Kecamatan Sambi dan Kecamatan Andong.
Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono, hari ini Kamis (1/1/2026) meninjau salah satu lokasi di Kabupaten Boyolali, yakni KDMP Ngablak Kecamatan Wonosamodro, didampingi oleh Bupati Boyolali Agus Irawan.
Menteri yang akrab disapa Trenggono itu mengatakan, program bantuan ini kelanjutan dari program Presiden Prabowo yang ingin meningkatkan gizi masyarakat. Budidaya ikan tematik ini disesuaikan dengan karakter wilayahnya, yaitu perairan darat, perairan pesisir dan perairan laut.
Untuk Kabupaten Boyolali, KKP memberikan bantuan berupa bibit ikan lele sebanyak 60 ribu ekor, 24 kolam berdiameter 4 meter, 5.580 kilogram pakan, dua unit genset dan dua unit hi-blow, dua unit genset dan satu unit mesin air. Kemudian ada juga probiotik, vitamin, sistem aerasi, dan peralatan pendukung budidaya lainnya.
“Ini nanti hampir seluruh desa akan kita kembangkan, sehingga ujungnya Boyolali adalah produsen protein dari sumber bahan ikan lele yang cukup kuat, karena proteinnya sangat luar biasa.” ujar Menteri Trenggono.
Bupati Agus yang turut mendampingi, mengucapkan terimakasih kepada KKP yang sudah memberikan bantuan di Boyolali. Pihaknya menuturkan, program ini turut mendukung KDMP yang ada di setiap desa. Selanjutnya, hasil panen ikan lele dimanfaatkan untuk menyuplai SPPG yang ada di wilayah desa tersebut.
Bupati Agus memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Boyolali melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Boyolali akan terus melakukan pendampingan bagi setiap KDMP agar hasilnya maksimal.
“Sehingga perputaran ekonomi diharapkan nanti bisa berada di tingkat desa. Semoga kedepan Kabupaten Boyolali akan lebih maju dan sejahtera.” ungkap orang nomor satu di Kota Susu ini, ( sumber Diskominfo// Hendri)
