
PURWAKARTA, Indoglobenews.com — Sejumlah warga Desa Lebak Anyer, Kecamatan Pasawahan, Purwakarta, mengeluhkan minimnya sosialisasi proyek pengaspalan gang yang berasal dari dana aspirasi anggota DPRD fraksi PKS. Proyek yang telah selesai dikerjakan itu dinilai kurang transparan.
Keluhan utama warga, tidak adanya informasi resmi mengenai sumber anggaran, pelaksana, maupun papan informasi proyek sebelum dan selama pengerjaan berlangsung.
“Kami tidak tahu proyek ini dari mana asalnya. Tiba-tiba jalan diaspal, tetapi tidak ada papan informasi atau penjelasan dari pihak desa,” ujar seorang warga yang meminta namanya dirahasiakan, Selasa (25/11).
Kurangnya transparansi ini memunculkan spekulasi di masyarakat mengenai akuntabilitas penggunaan dana publik.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Lebak Anyer memberikan klarifikasi melalui pesan tertulis pada Rabu (26/11). Kades menegaskan bahwa proyek tersebut merupakan aspirasi dari fraksi PKS dan pelaksanaannya telah dikoordinasikan dengan Ketua RT setempat.
“Itu aspirasi dari PKS. Saya pun diberitahu menjelang pelaksanaan oleh RT setempat. Tidak ada masalah, harusnya kita bersyukur ada perhatian dari anggota dewan,” jelasnya. “Sejauh pengetahuan saya tidak ada yang mengeluh, yang dimaksud masyarakat yang mana.”
Hingga berita ini diturunkan, redaksi Indoglobenews.com masih berupaya mengonfirmasi hal ini kepada anggota DPRD terkait dari PKS untuk mendapatkan keterangan yang berimbang mengenai sumber anggaran dan detail teknis proyek.
(Irwan DS)
