
SRAGEN INDOGLOBENEWS.COM – Aktivitas di pasar Gondang tak pernah sepi dari pedagang. Sejak pukul 02.00 WIB. Para pedagang dari berbagai daerah membawa dagangan seperti sayur-mayur, buah lokal, ikan serta aneka jajanan khas tradisional untuk dijual di pasar yang belakangan ini menjadi titik tumpuan ekonomi masyarakat Gondang dan sekitarnya.
Terlihat suasana pasar tampak hidup. Para penjual sayur keliling tampak sibuk menata dagangannya di keranjang motornya, ada juga pedagang kaki lima yang menyediakan kopi dan makanan tradisional.

Menjadi pedagang sayur keliling ternyata bisa menjadi ladang usaha yang menjanjikan. Mulyani, Salah satu pedagang sayur keliling di wilayah Kecamatan Sambungmacan Kabupaten Sragen mengaku punya pelanggan tetap kurang lebih 90-100 orang. Omzetnya pun bisa dibilang lebih dari lumayan. Ia berkeliling tidak lebih dari empat desa di Kecamatan Sambungmacan. Dalam sehari ia bisa mengantongi omzet sekitar Rp.2 juta. Pedagang asal Banaran, Sambungmacan, itu mengaku sudah melakoni pekerjaan tersebut selama Sembilan tahun.
“Yang saya jual ini lengkap, apa saja ada. Mulai dari sayur, buah-buahan, dan daging. Harganya pun lebih murah dibandingkan di pasar, terutama untuk sayur-sayur daun. Kalau cabai mungkin agak mahal di sini sedikit,” jelasnya saat ditemui Indoglobenews.com di pasar Gondang, Jum’at (7/11/2025).

Mulyani menjual dagangan yang diletakkan di keranjang pada jok belakang kendaraan sepeda motor. Menurutnya, bekerja sebagai pedagang sayur keliling masih cukup menguntungkan meski banyak pesaing di Sambungmacan. Di area kelilingnya, setidaknya ada lima hingga tujuh pedagang keliling dengan dagangan serupa.
Hal senada diungkapkan pedagang sayur lain, Yani dari Mantingan. Ia membeli dagangan di pasar Gondang untuk dijual kembali di kios sayuran di rumahnya. Dalam sehari belum tentu dagangan yang ia kulak dari pasar Gondang ludes terjual. “Persaingannya cukup ketat, di Mantingan ini saja sudah banyak yang berjualan sayur keliling. Disini juga ada sekitar tiga pedagang seperti saya. Tapi memang masih bisa untung,” pungkasnya. ( Bisyri IGN )
