
SRAGEN INDOGLOBENEWS .COM– Dunia peternakan ayam di Sragen kini punya jagoan baru! Hadir inovasi pakan bernama PAK AMIR BETELOR, singkatan dari Pakan Ayam Ramah Lingkungan Berbasis Temulawak, Kunyit, dan Kelor.
Ini bukan pakan biasa, melainkan formulasi kaya nutrisi yang menggabungkan kekuatan ekstrak kunyit, bekatul, temulawak, dan daun kelor. Inovasi ini digagas oleh Ely Fatkhusana seorang ASN di Kabupaten Sragen.
Inovasi ini membawa misi ganda meningkatkan kesehatan ayam sekaligus menekan biaya pakan.
PAK AMIR BETELOR memanfaatkan kekayaan alam lokal yang dikenal kaya manfaat. Kunyit dengan minyak atsiri alaminya berperan sebagai antibakteri, sementara temulawak bertugas meningkatkan sistem imun ayam.

Bekatul menjadi sumber energi dan serat kasar yang esensial, dan daun kelor mendukung pertumbuhan optimal unggas. Bentuk pakan dalam pelet dipilih karena lebih disukai ayam dan secara signifikan mengurangi pemborosan pakan.
“Dengan memanfaatkan bahan alami yang mudah didapat di sekitar kita, pakan ini tidak hanya menyehatkan ayam tetapi juga lebih ekonomis bagi peternak,” ungkap Ely Fatkhusana, sang inisiator.
“Saya berharap inovasi ini dapat mendorong pengembangan peternakan lokal yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.” Ujarnya.
Manfaat dari pakan inovatif ini sangat beragam, termasuk peningkatan efisiensi metabolisme pakan, pengurangan bakteri patogen, serta masa penyimpanan pakan yang lebih panjang. Harapannya, PAK AMIR BETELOR dapat membantu peternak mengurangi biaya produksi secara signifikan, sekaligus menghasilkan ayam yang lebih sehat dan berkualitas tinggi untuk memenuhi kebutuhan protein masyarakat.
Ke depan, Ely berencana untuk terus mengembangkan PAK AMIR BETELOR, memperluas penerapannya, dan meningkatkan daya saing produk peternakan lokal di Sragen dan sekitarnya. Ini adalah wujud nyata inovasi daerah yang berkontribusi pada kedaulatan pangan, menjadikan Sragen semakin mandiri dalam sektor peternakan.( Wah )
