
“Longsor di Kampung Ciharashas RT01 RW05 menyebabkan tanah longsor sepanjang 5 meter dengan tinggi 6 meter. Dan longsor tersebut mengancam 1 unit rumah warga,” ujar Rustandi.
Rustandi mengatakan bahwa tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa tersebut. Saat ini, P2BK Kecamatan Nagrak, BPBD Kabupaten Sukabumi telah melakukan assessment ke lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan Pemdes Kalaparea, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Satpol PP Kecamatan Nagrak, dan pengurus lingkungan. Sebagian titik longsor sedang diperbaiki.
Kebutuhan mendesak saat ini adalah karung plastik dan tenda gulung,” sebutnya.
BPBD Kabupaten Sukabumi juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrim, hujan disertai angin dan petir. Dengan upaya yang telah dilakukan, diharapkan masyarakat dapat kembali beraktivitas normal dan terhindar dari bencana susulan.

“Bencana Alam Juga Terjadi Didesa Girijaya Yang Mengalami Rumah Rusak”
Pemerintah Desa (Pemdes) Girilaya, bersama Danramil 0712 Parungkuda dan Bhabinkamtibmas Polsek Cidahu. 4 Agustus 2025
Meninjau lokasi rumah warga yang rusak akibat bencana alam di Kampung Jabon Depok RT 03 RW 04, Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi.

Kepala Desa Girijaya, Dindin Saepudin, menyatakan kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat langsung kondisi warga yang terdampak dan memberikan bantuan untuk meringankan beban mereka.
Bu Herti, pemilik rumah yang rusak, menyampaikan terima kasih atas bantuan materiil dan moril dari Pemdes Girijaya, Danramil Kapten ARM Ardiyanto, Koramil 0712 Parungkuda, dan Polsek Cidahu, khususnya dalam hal pembersihan puing-puing rumah. Ze
