
SRAGEN INDOGLOBENEWS.COM – Warga Muhammadiyah di Banaran Sambungmacan, Sragen, Jawa Tengah, melaksanakan malam takbiran (19/03/2026) sementara warga Nahdlatul Ulama (NU) masih melaksanakan ibadah sholat terawih. Perbedaan ini tidak menghalangi keduanya untuk tetap rukun dan harmonis.
Warga Muhammadiyah Banaran akan melaksanakan Sholat Id di lapangan desa dengan dihadiri oleh ratusan jemaah. Sementara itu, warga NU masih melanjutkan puasa dan akan melaksanakan Sholat Id besok hari.
“Kami melaksanakan malam takbiran karena mengikuti hasil keputusan dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah ” kata Nur Shodiq
Pantauan wartawan di lapangan, DKM Masjid yang tergabung dalam YIB ( Yayasan Islam Banaran ) saat ini sudah melaksanakan malam takbiran, seperti di masjid Baiturahman Butuh, Masjid Nurul Falah Karangasem, Masjid Aljamilah Sundo Asri serta Masjid Taqwa Kiping.
Sementara di Masjid Roudhotul Muttaqien Bolo, Masjid Dasar Taqwa Kedungbanteng, Masjid AR Ridho Bolorejo masih tampak melaksanakan ibadah sholat terawih.
“Kami tidak ingin perbedaan ini menjadi masalah. Kami tetap bersaudara dan saling menghormati, karena perbedaan itu sudah ada sejak dulu, dan kami warga NU mengikuti Keputusan Pemerintah “. Ungkap Umar Abdurahman.
Perbedaan ini menunjukkan bahwa warga Muhammadiyah dan NU di Banaran dapat hidup rukun dan harmonis, meskipun memiliki perbedaan dalam pelaksanaan ibadah. ( Bisyri )

