
PURWAKARTA, Indoglobenews.com – Bupati Purwakarta, Om Zein, memimpin rapat koordinasi darurat bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dan para camat guna membahas langkah antisipasi menghadapi kondisi cuaca ekstrem, Senin (29/12). Pertemuan ini menekankan pentingnya kewaspadaan dini terhadap potensi bencana alam yang dapat mengancam keselamatan warga di seluruh wilayah kabupaten.
Berdasarkan laporan yang diterima redaksi melalui komunikasi langsung, Camat Pasawahan, Iman, mengonfirmasi kehadirannya dalam rapat intensif tersebut. Ia menyatakan bahwa fokus utama pertemuan adalah menindaklanjuti arahan pimpinan daerah terkait keselamatan lingkungan di tengah ketidakpastian cuaca di penghujung tahun 2025.
“Izin Bang Irwan, tadi arahan Pak Bupati kaitan dengan mengantisipasi di lingkungan yang diakibatkan karena kondisi cuaca yang tidak menentu dan ekstrem,” ujar Camat Iman saat memberikan keterangan melalui pesan singkat pada pukul 11.27 WIB.

Dalam arahannya, Bupati Om Zein meminta seluruh jajaran, mulai dari tingkat kelurahan, desa, hingga kecamatan, untuk melakukan pemetaan wilayah rawan. Hal ini bertujuan agar tidak menimbulkan bahaya serius bagi masyarakat, seperti genangan air (banjir), tanah longsor, maupun pergeseran tanah.
Pertemuan yang dilaksanakan secara lesehan tersebut mencerminkan suasana kerja yang egaliter namun tetap fokus pada poin-poin teknis penanggulangan bencana. Dalam dokumentasi foto yang diterima redaksi, terlihat para pejabat yang mengenakan seragam dinas khaki tengah serius menelaah berkas-berkas laporan bersama tim teknis.
Sebagai langkah tindak lanjut, Camat Iman menegaskan komitmennya untuk segera mengimplementasikan instruksi tersebut di wilayah Kecamatan Pasawahan. Langkah ini mencakup koordinasi cepat dengan para kepala desa guna memastikan kesiapsiagaan warga dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.
Melalui koordinasi ini, diharapkan adanya keterbukaan informasi dan respons cepat dari pemerintah daerah sehingga dampak kerugian akibat cuaca ekstrem dapat diminimalkan demi kepentingan dan keselamatan masyarakat luas.
(Irwan DS)
