
Sukabumi(Rakyat Nusantara).Yayasan Asma Mulia Qur’ana (YAMQU) menyelenggarakan kegiatan Wisuda Tahfidz ke-5 yang dirangkaikan dengan tasyakuran milad yayasan, pada Sabtu (14/02/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Gedung YAMQU, Kampung Cidahu Tonggoh RT 11 RW 04, Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi.
Acara berlangsung khidmat sekaligus meriah dengan dihadiri para santri, wali santri, dewan guru, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. Momentum ini menjadi bentuk apresiasi atas capaian hafalan Al-Qur’an para santri sekaligus wujud syukur atas perjalanan lima tahun berdirinya yayasan dalam bidang pendidikan dan dakwah Al-Qur’an.

Pimpinan Yayasan Asma Mulia Qur’ana (YAMQU) Ustadz Asep Taopik Rohman, S.Pd.I dan Ustadzah Rismawati kepada wartawan (RN) menyampaikan bahwa wisuda tahun ini meluluskan santri dalam beberapa kategori hafalan, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya. Kategori tersebut meliputi hafalan surat-surat pilihan, 1 juz, 5 juz, 10 juz, 20 juz, hingga 30 juz Al-Qur’an.
“Alhamdulillah, total santri yang diwisuda pada tahun ini berjumlah 168 orang. Mereka terdiri dari 50 santri mukim, 50 santri Rumah Tahfidz, serta 68 peserta dari kalangan ibu-ibu majelis ta’lim,” ujarnya.

Ia menambahkan, capaian tersebut menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap pendidikan tahfidz Al-Qur’an, tidak hanya dari kalangan usia sekolah, tetapi juga dari kalangan orang dewasa.
Dalam kesempatan yang sama, yayasan juga memberikan sejumlah apresiasi. Salah satunya berupa hadiah tiket umrah gratis kepada seorang guru pengajar yang telah mengabdi selama kurang lebih enam tahun. Selain itu, santri yang berhasil menuntaskan hafalan 30 juz mendapatkan penghargaan perjalanan dakwah dan rihlah ilmiah ke tiga negara, yakni Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Rangkaian kegiatan wisuda turut dimeriahkan dengan berbagai agenda pendukung, termasuk festival seni dan lomba musik Hadroh tingkat umum yang diikuti 14 tim dari berbagai daerah seperti Cicurug, Cidahu, Bogor, hingga Jakarta. Kegiatan ini menjadi sarana syiar sekaligus promosi keberadaan pesantren kepada masyarakat luas.
Pimpinan yayasan Ustadz Asep berharap, di usia yang ke-5 ini, YAMQU dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar.

“Harapan kami, yayasan ini semakin berkah, maju, dan mampu memberi kontribusi lebih luas bagi umat dan masyarakat sekitar. Dukungan moral dan doa dari masyarakat sangat kami harapkan,” tuturnya.
Selain itu, yayasan juga membuka Penerimaan Santri dan Siswa Baru (PSB) untuk jenjang pesantren, TK, dan SD sejak Januari hingga 14 Februari. Program tersebut memberikan kemudahan biaya, seperti gratis uang pendaftaran dan pembangunan, serta skema SPP yang dapat dicicil harian. Bahkan, bagi pendaftar pada periode promosi, diberikan pembebasan SPP selama tiga bulan.

Yayasan juga menegaskan komitmennya terhadap pendidikan inklusif melalui program beasiswa penuh bagi santri yatim dan dhuafa, sebagai bagian dari program unggulan sosial dan dakwah pendidikan Al-Qur’an.
Dengan terselenggaranya wisuda tahfidz ke-5 ini, YAMQU meneguhkan perannya sebagai lembaga pendidikan yang konsisten mencetak generasi penghafal Al-Qur’an serta berkontribusi dalam pembangunan spiritual masyarakat.
(Y. Herdiansyah).
