
BOYOLALI INDOGLOBENEWS.COM – Di desa Mojosari Ketitang Nogosari ada bengkel, berbeda dari kebanyakan bengkel yang buka pagi hingga sore, bengkel ini memilih “melawan arus”. Saat bengkel lain tutup, justru di sinilah mesin-mesin motor kembali hidup, suara obeng dan kunci terdengar bersahutan, serta canda tawa anak muda mengisi malam.

Keunikan inilah yang membuat bengkel tersebut cepat dikenal warga sekitar, khususnya di wilayah Ketitang, Klayutan, hingga Tinawas.
Pemilik bengkel yang dikenal berjiwa muda dan supel menjadikan tempat usahanya bukan sekadar lokasi servis motor. Bengkel ini juga menjadi ruang berkumpul warga untuk berbagi cerita, diskusi ringan, hingga membuat konten live media sosial.
Tidak jarang, tempat ini juga menjadi ajang bertukar informasi antarwarga.

Lebih dari Sekadar Bengkel
Menariknya lagi, keberadaan bengkel malam ini secara tidak langsung membantu keamanan desa. Aktivitas yang berlangsung hingga dini hari membuat suasana kampung tetap hidup dan terang, bahkan disebut-sebut seperti menggantikan fungsi ronda per-RT.

Meski sesekali terdengar suara setting mesin motor, warga sekitar tetap merasa nyaman. Tingginya rasa toleransi dan saling pengertian antar tetangga membuat suasana tetap kondusif dan harmonis.
Fenomena ini membuktikan bahwa usaha tidak pernah mengkhianati hasil. Meski berada di tengah desa dan beroperasi di luar jam umum, bengkel ini justru ramai pelanggan, terutama bagi pengendara yang mengalami kendala di malam hari.

Siap Bantu di Malam Hari
Bagi pengendara yang melintas di daerah Ketitang, Klayutan, dan Tinawas pada malam hari dan mengalami kendala mesin, bengkel ini siap membantu.
Kontak WA: +62 851-7684-1886
Keberadaan bengkel malam ini menjadi contoh nyata bahwa kreativitas dalam berusaha bisa menghadirkan manfaat ekonomi sekaligus sosial bagi masyarakat sekitar.(Hs)

