
Sergai-indoglobenews
Dolok Masihul
Jenazah Praka Rico Pramudia TNI yang kini dianugerahi satu tingkat menjadi Kopda Anumerta Rico Pramudia yang gugur saat bertugas sebagai pasukan perdamaian PBB yang gugur di Lebanon dijadwalkan akan tiba dirumah orang tua Almarhum di Dusun VII, Desa Dolok Manampang, Kecamatan Dolok Masihul pada, Selasa (28/4/2026) malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Setelah tiba, jenazah Almarhum Kopda Rico Pramudia yang bertugas di Kompi A Yonif 114/SM Brigif 25/Siwah, Kodam IM yang masuk TNI pada tahun 2015 itu, akan disemayamkan terlebih dahulu, kemudian keesokan harinya pad Rabu (29/4/2026) akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Lubuk Pakam.
Sebelumnya, pada Selasa pagi pihak TNI akan melakukan kegiatan Gladi bersih upacara pemberangkatan jenazah hingga pemakaman jenazah. Hal itu dijelaskan Mayor Inf Hairul Hadi Denramil Tanjung Beringin saat dikediaman duka mendampingi Dandim 0204/DS, Agung Pujiantoro dan Aspers Kasdam Iskandar Muda Kolonel Arm Aprianko Suseno, Senin (27/4/2026).

“Insya allah besok siap maghrib sampai jenazahnya, disemayamkan dulu dirumah duka, sebelumnya akan dilakukan gladi resik upacara pemakaman. esok harinya Rabu dimakamkan dimakam pahlawan Lubuk Pakam” ungkapnnya.
Sebagaimana diketahui, Praka Rico Pramudia merupakan anggota Satgas Kontingen Garuda UNIFIL, gugur pada 24 April 2026 di Lebanon setelah sempat dirawat akibat serangan tank Israel di dekat Al-Kushair. Insiden ini menambah daftar prajurit TNI yang gugur, dengan total empat personel dilaporkan gugur saat bertugas menjaga perdamaian di wilayah tersebut.

Praka Rico Pramudia gugur usai menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Beirut akibat luka berat dari serangan artileri.
Dalam insiden ini, Total empat prajurit TNI dilaporkan gugur, di mana beberapa di antaranya tewas akibat serangan proyektil dan luka fatal lainnya di Lebanon Selatan.
Prajurit yang gugur merupakan bagian dari misi UNIFIL PBB. (M Yamin Nasution,Tim)
Keterangan foto : Suasana kedamaian orang tua Almarhum di Dusun Vll, Desa Dolok Manampang
