
Sukabumi Indoglobe news.
Pemerintah provinsi Jawa barat saat ini sedang gencar fokus kepada pembangun infrastuktur jalan diberbagai wilayah hal ini menunjukan dalam kinerja membangun infrastruktur jalan yang lebih baik,
Seperti halnya Pemprov Jabar melalui PT Marco Wijaya mandiri melakukan rekonstruksi perbaikan jalan provinsi yang bertitik di kecamatan Cikidang kabupaten Sukabumi Jawa Barat dengan harapan masyarakat jalan tersebut terbangun maksimal karena itu jalan satu-satunya penghubung Antara Cibadak pelabuhan ratu
Namun ketika Awak media terjun kelapangan dan melihat hasilnya sangat di sayangkan dalam pengerjaan tersebut kami menemukan beberapa kejanggalan yang sangat perlu di pertanyakan baik secara kualitas atau pun secara prosedural yang di kerjakan oleh pemenang tender tersebut yakni PT marco Wijaya mandiri dengan nilai kontrak Rp 34.218.123.180,00 dengan masa waktu pengerjaan 195 hari kalender
Ada pun kejanggalan yang kami lihat,jelas terpampang di papan informasi tidak tertera nya nama konsultan pengawas,dan dalam teknis pengerjaan pun kami perlu mempertanyakan kualitasnya pasal nya kami melihat perawatan penambalan jalan yang berlubang tersebut tidak memakai perekat sebagai pengikat matrial dasar,kalau faktanya seperti ini kami yakin kewalitasnya pun meragukan
Sedangkan jalan provinsi ini selalu di lalui atau digunakan kendaraan-kendaraan yang bertonase berat,

Kemudian awak media mencoba untuk meminta keterangan kepada orang orang sekitar dilapangan terkait pengerjaan tersebut,”ya,kami pun yang mengerjakan ya sangat ragu juga tentang kualitas pekerjaan ini,dan kami juga tidak di berikan tentang RAB yang jelas oleh pihak kontraktor berapa volume yang harus di kerjakan oleh kami,”papar salah seorang pekerja yang mengaku dirinya seorang yang di percayai di lapangan
saya pribadi juga yang mengerjakan pekerjaan ini merasa bahwa kualitas pekerjaan ini kurang maksimal di karenakan akses jalan ini jalan utama yang di lalui oleh kendaraan yang bertonase berat,namun saya cuman menjalankan perintah sekalipun saya tidak diberi tahu secara gamblang berapa volume yang harus saya kerjakan,”ungkapnya
Kami awak media tidak melihat adanya pengawas ataupun penanggung jawab di lapangan yang mana Seharusnya pihak pengawas dan penanggung jawab lapangan stand bye di lokasi pengerjaan agar bisa memastikan pekerjaan tersebut terealisasi secara maksimal
Sampai berita ini di tayangkan,pihak dari PT Marco Wijaya mandiri atau penanggung jawab lapangan sangat sulit untuk di konfirmasi terkait pekerjaan ini
( Red Pardi IGN )
