
Sukabumi, Indoglobe news
Pemerintah Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, menggelar pelatihan dan pengenalan edukasi Artificial Intelligence (AI) bagi generasi muda, khususnya Gen Z, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Desa Tenjolaya tersebut diikuti sekitar 40 peserta yang terdiri dari kalangan pemuda dan santri dari sejumlah pesantren yang berada di lingkungan Desa Tenjolaya.
Sekretaris Desa Tenjolaya, Reza Fauzia, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah desa dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan generasi muda di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.
Menurutnya, edukasi mengenai AI penting diberikan kepada generasi muda agar mereka tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara positif, produktif, dan bertanggung jawab.
“Pelatihan dan pengenalan edukasi AI ini diikuti sekitar 40 peserta, dari kalangan santri dan pemuda yang ada di lingkungan Desa Tenjolaya,” ujar Reza.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi yang berkaitan dengan penguatan generasi muda dan lingkungan pesantren.

Dengan adanya kegiatan ini, para peserta diharapkan dapat memahami perkembangan AI sekaligus mengetahui peluang dan tantangan yang muncul dari penggunaan teknologi tersebut.
Sementara itu, Kepala Desa Tenjolaya, Amat Hidayat, yang akrab disapa Dawam, berharap edukasi AI dapat memberikan manfaat nyata bagi generasi muda.
Ia menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi secara bijak. Menurutnya, AI merupakan perkembangan teknologi yang dapat memberikan banyak manfaat apabila digunakan untuk hal-hal positif, terutama dalam menunjang pendidikan, kreativitas, dan pengembangan kemampuan generasi muda.
“Kami berharap para Gen Z dan generasi muda mendapatkan pengetahuan yang lebih baik dan positif mengenai AI. Jangan sampai teknologi ini digunakan untuk hal-hal yang salah. Justru harus diarahkan agar memberikan manfaat bagi generasi muda,” ungkapnya.
Pelatihan tersebut menghadirkan narasumber dari kalangan ahli teknologi informasi (IT) yang memberikan pemahaman dasar mengenai perkembangan serta pemanfaatan AI dalam kehidupan sehari-hari.
Pemerintah Desa Tenjolaya berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sehingga para pemuda dan santri memiliki bekal yang cukup untuk menghadapi perkembangan teknologi dan tantangan di era digital.
Selain meningkatkan literasi digital, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong generasi muda Desa Tenjolaya menjadi lebih kreatif, inovatif, dan mampu memanfaatkan teknologi AI sebagai sarana untuk belajar maupun mengembangkan potensi diri.
(Yayat Herdiansyah)
