
BANDUNG, Indoglobenews – “Kebijakan pembangunan harus diarahkan terlebih dahulu pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat khususnya pendidikan dan kesehatan sekaligus mengurangi disparitas pembangunan antardaerah,” tegas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat berpidato pada Rapat Paripurna Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Barat di Pasanggrahan Pancarasa Gedung Sate yang berlangsung pada pukul 19.00 WIB, Rabu 19/8/2026.
Rapat paripurna dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Buky Wibawa, jajaran pimpinan dan anggota DPRD Jawa Barat, para bupati dan wali kota se-Jawa Barat, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta tamu undangan lainnya.
Beberapa sorotan Dedi Mulyadi, antara lain memastikan setiap kebijakan dan anggaran memberikan dampak nyata bagi masyarakat, keterbukaan pemerintah terhadap kritik dan saran masyarakat sebagai bagian dari evaluasi dalam menjalankan pemerintahan di era keterbukaan.
Selain itu peningkatan kualitas sumber daya manusia dan IPM, pertumbuhan ekonomi yang mampu membuka lapangan kerja, serta efisiensi tata kelola pemerintahan di tengah tekanan fiskal.
Ia pun menguraikan perjalanan pembangunan Jawa Barat sekaligus penguatan komitmen bersama mewujudkan pembangunan yang semakin merata dan berpihak pada kebutuhan masyarakat Jabar. Di samping itu menjelaskan pentingnya evaluasi anggaran sebagai bagian dari orkestrasi pembangunan.
Sementara Ketua DPRD Jawa Barat Bucky Wibawa dalam paparannya di samping mendukung kebijakan pembangunan yang dilakukan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, juga mengapresiasi langkah-langkah nyata yang dilakukan oleh KDM. “Kami dari DPRD Jabar mengucapkan terimakasih,” ucapnya. (ZL/IGN Jabar)
