
Sukabumi, Indoglobe news
Semangat berbagi dan kepedulian terhadap masyarakat di wilayah pedalaman diwujudkan melalui kegiatan Gerakan Jelajah Kemerdekaan Agen Kebaikan Umat (AKU) di Kampung Cihandelem, RT 06/RW 05, Desa Cidahu, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Minggu (16/8/2026).
Kegiatan sosial tersebut digelar menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dengan melibatkan Yayasan Asma Mulia Qur’ana (YAMQU), Agen Kebaikan Umat (AKU), serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Madani Nusantara Sukabumi.
Sejumlah bantuan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Di antaranya sedekah beras, bantuan sembako bagi kaum dhuafa dan fakir miskin, santunan anak yatim, serta pembagian Al-Qur’an dan Iqra secara gratis.
Selain bantuan sosial, kegiatan juga menyasar peningkatan fasilitas masyarakat. Sebelumnya, telah dilakukan perbaikan fasilitas MCK, sementara dalam rangkaian kegiatan kali ini turut direncanakan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) untuk membantu aktivitas warga pada malam hari.

Ketua YAMQU, Ustadz Asep Taofik Rohman, S.Pd.I, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen YAMQU untuk terus memberikan manfaat kepada masyarakat, khususnya mereka yang berada di wilayah yang aksesnya masih terbatas.
“YAMQU ingin memberikan manfaat untuk umat Nabi Muhammad. Harapannya, YAMQU bisa membawa manfaat lebih banyak lagi, terutama untuk masyarakat di wilayah-wilayah pedalaman seperti ini,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Agen Kebaikan Umat (AKU), Mardona, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Jelajah Kemerdekaan Agen Kebaikan Umat, yang secara khusus digelar dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan sosial, tetapi juga menyentuh aspek pembangunan fasilitas dan sumber daya manusia di desa-desa yang dinilai membutuhkan perhatian.

“Jelajah Kemerdekaan ini adalah kegiatan kita dalam memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia, sekaligus turut membangun beberapa fasilitas dan pembangunan SDM di desa-desa yang kita anggap membutuhkan bantuan,” jelas Mardona.
Ia menambahkan, bantuan yang diberikan berasal dari penghimpunan dana dan sedekah melalui AKU yang kemudian didistribusikan melalui YAMQU.
“Di antaranya bantuan sedekah berupa beras, penyaluran zakat untuk dhuafa dalam bentuk sembako, Al-Qur’an dan Iqra gratis untuk anak-anak, santunan yatim, serta penerangan jalan,” katanya.
Mardona berharap kehadiran program tersebut dapat membantu masyarakat Cihandelem, terutama karena wilayah tersebut memiliki akses yang cukup terbatas sehingga bantuan dari berbagai pihak belum banyak menjangkau masyarakat.

“Harapannya ada perbaikan fasilitas, khususnya fasilitas ibadah dan penerangan, sehingga aktivitas warga pada malam hari bisa lebih terbantu. Yang kedua tentunya pembangunan pendidikan, melalui bantuan, kegiatan dan berbagai stimulus agar anak-anak di sini kembali bersemangat melanjutkan pendidikan,” tuturnya.
Pemdes Cidahu Apresiasi Kepedulian
Kepala Desa Cidahu, Asep Saepul Parlan, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kepedulian yang diberikan AKU, YAMQU, serta mahasiswa KKN kepada masyarakat Cihandelem.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat, terutama para lanjut usia dan anak yatim yang membutuhkan perhatian.
“Kami sebagai pemerintah desa sangat bersyukur dan berterima kasih kepada teman-teman mahasiswa yang bisa membawa relawan kebaikan, yakni Agen Kebaikan Umat. Dalam kondisi ekonomi saat ini, masyarakat memang sedang membutuhkan, terutama para jompo dan anak yatim. Kami sangat bersyukur dan bahagia dengan adanya bantuan ini,” ungkap Asep.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan sosial semata, tetapi mampu menumbuhkan kepedulian antarwarga.
“Harapan kami, dari kegiatan ini kita bisa mengambil hikmah bahwa kita hidup tidak sendiri. Kita harus saling peduli terhadap sesama dan terhadap tetangga. Mudah-mudahan ini menjadi contoh bagi masyarakat kami untuk lebih memperhatikan tetangga yang paling dekat, terutama mereka yang membutuhkan,” katanya.
Kegiatan Jelajah Kemerdekaan AKU tersebut menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara lembaga sosial, yayasan keagamaan, mahasiswa dan pemerintah desa dalam menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.
Dengan mengusung semangat “Mari Kuatkan Iman, Tebarkan Kebaikan dan Tumbuhkan Rasa Syukur”, kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kepedulian sosial sekaligus memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah pedalaman Kabupaten Sukabumi.
(Yayat Herdiansyah)
