
BANDUNG, Indoglobenews – Komisi V DPRD Jawa Barat baru-baru ini meninjau langsung kesiapan Stadion Wibawa Mukti Kabupaten Bekasi sebagai salah satu veneu penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat Tahun 2026.
Kunjungan kerja tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana pertandingan sekaligus mengawal kelancaran penyelenggaraan ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi.
Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat Hasbullah Rahmad mengatakan, hasil peninjauan venue secara umum telah siap. Hal ini menjadi modal penting agar penyelenggaraan Porprov XV Jawa Barat 2026 dapat berjalan dengan lancar dan sukses.
Menurutnya, Porprov XV Jawa Barat 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga antar daerah, melainkan bagian penting dari proses pembinaan atlet berprestasi di Jawa Barat. Melalui Porprov XV Jawa Barat 2026 diharapkan lahir atlet-atlet potensial yang akan memperkuat kontingen Jawa Barat pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
“Porprov XV Jawa Barat 2026 menjadi ajang seleksi atlet-atlet terbaik kita untuk menghadapi PON 2028 di DKI Jakarta. Target Jabar tetap mempertahankan prestasi juara umum. Oleh karena itu, pembinaan atlet harus terus dilakukan berkelanjutan,” kata Hasbullah.
Selain memastikan kesiapan fasilitas pertandingan, Komisi V DPRD Jawa Barat juga memperhatikan kecukupan anggaran penyelenggaraan Porprov XV. Saat ini telah dialokasikan anggaran sebesar Rp20 miliar, dan ada usulan penambahan anggaran sebesar Rp20 miliar dalam perubahan APBD 2026.

Ia menilai usulan tersebut perlu dikaji secara menyeluruh mengingat besarnya skala penyelenggaraan Porprov XV yang mempertandingkan 92 cabang olahraga dengan ribuan nomor pertandingan.
“Porprov XV melibatkan banyak cabang olahraga dan ribuan nomor pertandingan. Tentu kebutuhan penyelenggaraannya cukup besar. Sehingga usulan tambahan anggaran akan kami bahas bersama mitra kerja agar sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan,” tegas Hasbullah.
Pihaknya menekankan pentingnya memberikan dukungan yang memadai kepada seluruh unsur penyelenggara, termasuk wasit dan juri yang memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas serta objektivitas pertandingan.
“Honorarium wasit dan juri harus menjadi perhatian. Jangan sampai mereka yang bertugas dalam ajang sebesar Porprov XV menerima honor yang tidak sesuai dengan standar. Hal ini akan kami bahas bersama Dinas Pemuda dan Olahraga serta KONI Jawa Barat agar seluruh kebutuhan penyelenggaraan dapat dihitung secara tepat,” ucap Hasbullah.
Sebagai bagian dari fungsi pengawasan, Komisi V DPRD Jabar berkomitmen mengawal seluruh kebutuhan penyelenggaraan Porprov XV melalui pembahasan bersama mitra kerja pada perubahan APBD 2026.
Langkah tersebut dilakukan agar pelaksanaan Porprov XV Jawa Barat 2026 berlangsung optimal baik dari sisi penyelenggaraan maupun pembinaan prestasi olahraga.
Pihaknya berharap Porprov XV tidak hanya sukses sebagai ajang kompetisi, juga menjadi momentum lahirnya generasi atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Jawa Barat di tingkat nasional maupun internasional.
“Kami berharap seluruh cabang olahraga dapat dipertandingkan dengan baik dan menghasilkan atlet-atlet terbaik Jabar yang siap berlaga di PON maupun SEA Games. Semoga Porprov XV menjadi momentum lahirnya generasi atlet berprestasi yang mampu mempertahankan Jawa Barat sebagai provinsi olahraga terbaik di Indonesia,” harap Hasbullah. (ZL/IGN Jabar)
