
Bandung Barat Indoglobe News-
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat mulai mematangkan persiapan Pemilu 2029. Fokus utamanya pada pemutakhiran data partai politik dan penyusunan skema daerah pemilihan (dapil) DPRD.
Ketua KPU KBB Ripqi Ahmad Sulaeman mengatakan, pihaknya telah menyiapkan 6 skema dapil sebagai bahan kajian awal. Rinciannya, 2 skema untuk 5 dapil, 2 skema untuk 6 dapil, dan 2 skema untuk 7 dapil.
“Kami sudah menggambarkan masing-masing skema. Nanti akan dibahas bersama partai politik, akademisi, dan ahli saat tahapan penetapan dapil dimulai,” kata Ripqi saat sosialisasi di Sekretariat DPD PAN KBB, Jalan Raya Padalarang, Selasa (19/5/2026).
Hingga saat ini, belum ada keberatan dari partai politik terkait skema yang dipaparkan. Semua materi masih bersifat bahan kajian internal masing-masing parpol.
KPU KBB juga telah melakukan kunjungan ke sejumlah partai politik. Hasilnya, sebagian besar parpol sudah memiliki sekretariat sebagai syarat pendaftaran peserta pemilu.
Menariknya, ada partai baru yang mulai menjalin komunikasi meski tidak ikut Pemilu 2024. Salah satunya Partai Berkarya yang berencana mendaftar sebagai peserta Pemilu 2029.
Ripqi menambahkan, hal yang menjadi perhatian dalam tahapan awal ini adalah pembaruan data pengurus partai, perubahan domisili sekretariat, dan pemenuhan keterwakilan 30% perempuan dalam struktur kepengurusan.
Sekretaris DPD PAN KBB Asep Muklis mengapresiasi langkah KPU yang melakukan sosialisasi lebih awal. Menurutnya, ini penting agar parpol bisa menyusun strategi politik sejak dini.
Asep menjelaskan, KPU rutin memutakhirkan data pemilih setiap 6 bulan. Saat ini jumlah penduduk KBB sekitar 1,9 juta jiwa. Jika Pemilu digelar 2029, basis data yang dipakai kemungkinan data 2027. Jika mundur ke 2031, maka pakai data 2029.
Terkait jumlah kursi DPRD, Asep menilai belum akan berubah.
“Kalau melihat aturan, jumlah kursi DPRD masih tetap 50 kursi karena penduduk Bandung Barat belum mencapai 3 juta jiwa,” jelasnya.
Saat ini PAN memiliki 5 kursi di DPRD KBB. Partai berlambang matahari itu menargetkan kenaikan signifikan pada Pemilu mendatang.
“Target tentu harus bertambah. Bisa 7, 8, atau bahkan 10 kursi. Itu orientasi semua partai politik,” tegas Asep (Urip).
