
Bandung, Indoglobhenews – Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Jabar menemukan realisasi Belanja Barang dan Jasa Pengadaan Internet pada Dinas Pendidikan Kota Bandung tidak sesuai ketentuan sebesar Rp4.465.560.000.
Pada Laporan Realisasi Anggaran (LRA) TA 2024 menganggarkan Belanja Barang Kawat/Faksimili/Internet/TV Berlangganan sebesar Rp38.484.443.593 dengan realisasi sebesar Rp35.948.633.741 atau 93,41% dari anggaran.
Realisasi Belanja Barang tersebut di antaranya direalisasikan untuk Belanja Kawat/Faksimili/Internet/TV Berlangganan pada Dinas Pendidikan Kota Bandung sebesar Rp6.827.400.000. Penyediaan layanan internet tersebut untuk menunjang manajemen pendidikan di dinas pendidikan dan bagi seluruh SMP Negeri di Kota Bandung.
Berdasarkan hasil pemeriksaan BPK yang termuat dalam LHP No.29.A/LHP/XVIII/BDG/05/2025 tanggal 23 Mei 2025, menunjukkan terdapat permasalahan atas tiga kontrak pengadaan internet pada belanja barang dan jasa atas Pengadaan Jaringan Internet Server SIMDIK, SAKOJA, dan PKG, yakni penyusunan kerangka acuan kerja (KAK) sebagai dasar pelaksanaan kegiatan tidak memadai.
Masalah lainnya, terkait muatan Kontrak Pengadaan Jaringan Internet SIMDIK Sama dengan Kontrak Pengadaan Jaringan Internet SAKOJA dan Internet PKG; Pengukuran Jaringan Lalu Lintas Internet Sakoja dan PKG belum memadai; penyediaan bandwith server sakoja dan PKG tidak sesuai kondisi sebenarnya
Temuan lainnya pada item berupa Belanja Barang dan Jasa atas Pengadaan Jaringan Internet pada 75 SMP juga bermasalah. Hasil pemeriksaan atas dokumen perencanaan, pelaksanaan dan pembayaran Belanja Layanan Internet Tahun 2024, berupa Jaringan Lalu Lintas Internet SMP tidak sesuai spesifikasi kontrak; dan Pengadaan Jaringan Internet pada SMP tidak berdasarkan kajian dan kebutuhan sekolah
Kelebihan pembayaran pekerjaan Belanja Internet server SAKOJA dan PKG serta pekerjaan Belanja Penyediaan Layanan Internet SMP berdasar hasil audit BPK yang berpotensi kerugian keuangan daerah, yakni sebesar Rp4.465.560.000 (Rp2.046.000.000 + Rp2.419.560.000).
Kadisdik Kota Bandung Asep Saeful Gufron yang dikonfirmasi IGN Jabar, Rabu (5/8/2025) dan pada Rabu (12/8/2025) menurut securit di sana sedang tidak berada di tempat. “Konfirmasikan saja melalui surat tertulis,” ujarnya. (Zulkifli L/IGN Jabar)
