
Sukabumi, Indoglobe News.
Kepedulian dunia usaha terhadap keberlangsungan infrastruktur publik kembali ditunjukkan PT Aqua Golden Mississippi (Danone-AQUA) Mekarsari. Perusahaan tersebut melakukan perbaikan ruas jalan Caringin–Cidahu, Kabupaten Sukabumi, yang selama ini menjadi salah satu akses penting bagi mobilitas kendaraan operasional perusahaan.
Perbaikan jalan dilakukan dengan konstruksi beton sebagai upaya meningkatkan ketahanan jalan, terutama pada segmen yang kerap dilalui kendaraan dengan beban cukup berat.
Direktur Utama CV Batu Alam Mandiri (BAM), Good Mundur Gunawan, menjelaskan bahwa pada pekerjaan pengecoran tahap kedua, pihaknya menggunakan beton dengan mutu K-500 sesuai spesifikasi teknis pekerjaan.
Menurutnya, penggunaan beton K-500 memiliki mutu yang lebih tinggi dibandingkan beton dengan mutu di bawahnya, seperti K-400 maupun K-300. Proses setting beton juga relatif cepat sehingga akses jalan dapat kembali digunakan setelah memenuhi waktu pengerasan yang ditentukan.
“Setting betonnya sekitar 24 jam. Setelah 24 jam bisa dilalui,” ujar Good, Minggu (6/9/2026).
Ia menegaskan, penggunaan beton K-500 tidak berarti mengurangi standar teknis pekerjaan. Justru, mutu beton tersebut dinilai memberikan kekuatan lebih baik terhadap konstruksi jalan.
“Yang penting tidak mengurangi spek. K-500 mutunya lebih bagus dibanding mutu di bawahnya seperti K-400 atau K-300,” jelasnya.
Selain menggunakan beton mutu K-500, konstruksi jalan juga diperkuat dengan wiremesh ukuran 10 yang dipasang dua lapis. Penguatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya tahan konstruksi terhadap tekanan kendaraan yang melintas.
Good memastikan, setelah melalui masa pengerasan sesuai ketentuan teknis, jalan dapat kembali digunakan oleh masyarakat maupun kendaraan operasional, termasuk kendaraan dengan beban berat.
Pemeliharaan Rutin sebagai Bentuk Tanggung Jawab Perusahaan
Sementara itu, Kepala UPTD PU Wilayah III Cicurug, Asep Saepuloh, mengatakan pemeliharaan ruas jalan Caringin–Cidahu oleh PT Aqua Golden Mississippi (Danone-AQUA) Mekarsari bukan kali pertama dilakukan. Pemeliharaan telah dilaksanakan secara rutin setiap tahun.
Menurut Asep, langkah tersebut berkaitan dengan pemanfaatan aset jalan milik pemerintah daerah oleh perusahaan, khususnya karena ruas Caringin–Cidahu menjadi jalur mobilisasi kendaraan pengangkut hasil produksi.
“Hal ini sesuai ketentuan UU Jalan Nomor 38 Tahun 2004 dan perubahannya UU Nomor 2 Tahun 2022. Perusahaan telah mengajukan permohonan pemanfaatan aset pemerintah daerah dengan melaksanakan kewajiban pemeliharaan rutin dan berkala sehingga jalan tetap dalam kondisi mantap,” kata Asep.
Ia menambahkan, keterlibatan perusahaan dalam pemeliharaan infrastruktur jalan juga sejalan dengan Permen PU Nomor 1 Tahun 2012 tentang Peran Masyarakat dalam Penyelenggaraan Jalan. Dalam ketentuan tersebut, pihak yang memanfaatkan jalan dapat turut berperan dalam menjaga dan memelihara infrastruktur yang digunakan.

Ruas Caringin–Cidahu sendiri merupakan salah satu akses yang cukup vital bagi aktivitas masyarakat sekaligus operasional perusahaan. Tingginya intensitas kendaraan, khususnya kendaraan angkutan dengan beban besar, menjadi salah satu pertimbangan dilakukannya peningkatan konstruksi pada sejumlah segmen jalan.
Beton Dinilai Perpanjang Umur Jalan
Asep menjelaskan, pemilihan konstruksi beton merupakan salah satu strategi untuk memperpanjang umur ekonomis jalan, terutama pada bagian jalan yang menerima tekanan kendaraan dengan beban melebihi kapasitas normal.
“Hal ini disambut baik oleh Dinas PU karena dengan konstruksi beton umur ekonomis jalan menjadi semakin panjang untuk ruas jalan yang dilalui kendaraan melebihi kapasitasnya,” ungkapnya.
Namun, persoalan jalan tidak hanya berkaitan dengan kekuatan konstruksi. Sistem drainase di sepanjang ruas tersebut juga menjadi perhatian dalam pekerjaan.
Asep menyebut, di sejumlah titik kondisi saluran air belum optimal. Hal itu antara lain dipengaruhi keberadaan rumah dan bangunan warga yang lokasinya sudah cukup dekat dengan badan jalan.
Karena itu, dalam pelaksanaan pekerjaan, elevasi jalan turut diperhitungkan agar tidak lebih tinggi dari lingkungan sekitar. Langkah tersebut penting untuk mencegah limpasan air hujan masuk ke kawasan permukiman warga.
Dinas PU juga melakukan koordinasi dengan Forkopimcam serta para pemangku kepentingan di wilayah setempat agar pelaksanaan pekerjaan berjalan lancar dan mendapat dukungan dari seluruh pihak.
Diharapkan Jadi Contoh bagi Perusahaan Lain
Asep berharap kontribusi PT Aqua Golden Mississippi (Danone-AQUA) Mekarsari dalam pemeliharaan jalan dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain yang aktivitas operasionalnya memanfaatkan ruas jalan milik pemerintah daerah.
Menurutnya, keberadaan perusahaan dan aktivitas ekonomi harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab menjaga fasilitas umum yang turut menopang kegiatan usaha.
“Dinas PU juga menekankan agar perusahaan lain yang melintasi ruas yang sama dengan kendaraan melebihi kapasitas ikut berperan menjaga fasilitas umum dengan memelihara jalan untuk kepentingan bersama,” pungkasnya.
Perbaikan ruas Caringin–Cidahu tersebut diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas kendaraan, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dengan meningkatnya kualitas dan ketahanan infrastruktur jalan di wilayah tersebut.
(Wahyudin IGN)
