
Sukabumi, Indoglobe news.
Semangat menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah terasa begitu kental dalam Gebyar Muharram 1448 H yang diselenggarakan Keluarga Besar A-Ciber (Aliansi Cicurug Bersatu) di Alun-alun Kaum Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Sabtu malam (11/7/2026).
Kegiatan yang melibatkan gabungan organisasi kemasyarakatan (Ormas), organisasi kepemudaan (OKP), komunitas, klub, paguyuban, pondok pesantren, hingga majelis taklim se-Kecamatan Cicurug ini berhasil menyedot perhatian ribuan jemaah dari berbagai wilayah di Cicurug dan sekitarnya.

Sejak sore hingga malam hari, suasana Alun-alun Kaum Cicurug dipenuhi masyarakat yang antusias mengikuti rangkaian acara. Kegiatan diawali dengan Pawai Muharram yang berlangsung meriah, kemudian dilanjutkan dengan Tablig Akbar, santunan kepada anak yatim, serta doa bersama sebagai ikhtiar memohon keberkahan dan keselamatan di tahun baru Islam.
Puncak kemeriahan acara ditandai dengan pertunjukan kembang api yang menghiasi langit malam Cicurug. Cahaya warna-warni yang memancar di angkasa menjadi simbol semangat baru dan harapan akan kehidupan yang lebih baik di Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

Koordinator A-Ciber, Sandi Irawan, mengapresiasi seluruh elemen masyarakat yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kekeluargaan. Menurutnya, Gebyar Muharram bukan hanya menjadi momentum perayaan pergantian tahun Hijriah, tetapi juga ajang mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat persatuan antarorganisasi dan masyarakat di Kecamatan Cicurug.
Sementara itu, Ketua Panitia Nanak Sukron mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan kegiatan. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, relawan, para donatur, tokoh agama, tokoh masyarakat, aparat keamanan, serta seluruh jemaah yang telah memberikan dukungan.

“Alhamdulillah, acara berlangsung dengan meriah, khidmat, dan sukses. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan serta semakin mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan masyarakat Cicurug,” ujarnya.
Gebyar Muharram 1448 H yang digagas A-Ciber menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan persatuan mampu menghadirkan kegiatan keagamaan yang sarat makna. Selain menjadi syiar Islam, kegiatan ini juga memperkuat nilai kepedulian sosial melalui santunan kepada anak-anak yatim serta mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan, mempererat persaudaraan, dan menebarkan kebaikan di tengah kehidupan bermasyarakat.
(Y.Herdiansyah).
