
“Siswa Diminta Gunakan Masker “
Sergai-indoglobenews
Sei Rampah
Dinas Pendidikan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, mengimbau seluruh satuan pendidikan jenjang PAUD/TK, SD, dan SMP untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Imbauan tersebut disampaikan menyusul menurunnya kualitas udara akibat kabut asap yang berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat, khususnya peserta didik, tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sergai Raden Cici Sistiansyah, S.Sos Jumat (16/10/2026) mengatakan imbauan itu menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Layanan Pendidikan pada Satuan Pendidikan di Daerah Terdampak Asap Kebakaran Hutan dan Lahan, serta Instruksi Bupati Sergai H. Darma Wijaya mengenai penggunaan masker.
Dalam imbauan tersebut, seluruh sekolah diminta mengajak peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan maupun ketika bepergian dari rumah.
Sekolah juga diminta memberikan edukasi mengenai pentingnya menggunakan masker yang sesuai, berkualitas, serta dipakai dengan benar untuk membantu mengurangi paparan polutan dari kabut asap.
Selain itu, kegiatan di luar ruangan, seperti olahraga, upacara bendera, dan kegiatan ekstrakurikuler, perlu dibatasi atau disesuaikan dengan mempertimbangkan kondisi kualitas udara terkini.
Perhatian khusus juga harus diberikan kepada peserta didik yang rentan mengalami gangguan pernapasan. Mereka dianjurkan menghindari aktivitas di luar ruangan yang tidak diperlukan selama kondisi udara belum mendukung.
Selain itu, dikatakan Raden Cici, Dinas Pendidikan Sergai turut mengingatkan peserta didik agar menjaga kecukupan konsumsi air minum serta segera melaporkan kepada guru atau petugas Unit Kesehatan Sekolah (UKS) apabila mengalami keluhan kesehatan, seperti sesak napas, batuk, iritasi mata, maupun iritasi kulit.
” Seluruh satuan pendidikan juga diminta memantau informasi resmi mengenai kualitas udara dan mengikuti arahan lebih lanjut” papar Raden Cici.
Para pihak sekolah, dikatakan Raden Cici diharapkan menyampaikan informasi mengenai langkah-langkah perlindungan dari dampak kabut asap dan mengajak orang tua bekerja sama menjaga kesehatan anak.(M Yamin Nasution)
