
Bandung Barat Indoglobe News– Pemerintah Kabupaten Bandung Barat KBB menggelar upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Lapangan Kompleks Perkantoran Pemda KBB, Mekarsari, Ngamprah, Senin (2/6/2026). Upacara diikuti ASN, Forkopimda, TNI-Polri, pelajar, dan unsur masyarakat.
Hari Lahir Pancasila 1 Juni mengenang pidato Ir. Soekarno di sidang BPUPKI 1945 yang melahirkan lima sila sebagai dasar negara. Momentum itu menjadi tonggak ideologi pemersatu bangsa.
Wakil Bupati KBB Asep Ismail menegaskan Pancasila harus jadi pegangan hidup masyarakat menghadapi tantangan zaman.
“Pancasila harus menjadi pedoman sehari-hari. Dengan nilai-nilainya kita punya pegangan kuat menjaga persatuan. Nilai luhur itu harus diwariskan agar generasi penerus tumbuh cinta tanah air dan berkarakter,” ujarnya.
Asep menyebut Pemkab KBB berkomitmen meningkatkan pelayanan publik dengan prinsip ikhlas, integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab. ASN diminta meneladani Pancasila lewat pelayanan humanis, transparan, dan akuntabel.

Kepala Kesbangpol KBB Weda menekankan Pancasila tidak boleh berhenti sebagai slogan. Implementasinya harus nyata di keluarga, sekolah, pemerintahan, dan masyarakat.
“Gotong royong, toleransi, persaudaraan, dan kepedulian sosial adalah wujud nyata Pancasila yang harus terus dikuatkan,” katanya.
Sekretaris Kesbangpol KBB Agnes Virgaty S. mengapresiasi Purna Paskibraka 2025 yang kembali bertugas mengibarkan bendera. Menurutnya, mereka contoh generasi muda berdisiplin dan berjiwa nasionalisme tinggi.
“Mereka aset bangsa, diharapkan jadi agen perubahan yang menjaga persatuan di tengah masyarakat,” ujar Agnes.
Upacara ditutup dengan pesan agar seluruh elemen KBB menjadikan Pancasila sebagai panduan membangun daerah yang rukun, adil, dan maju.
