Sei Rampah
Wakil Bupati Serdang Bedagai (Wabup Sergai) H. Adlin Tambunan membuka rangkaian kegiatan Festival Seni Qasidah (FSQ) ke-23 Kabupaten Sergai Tahun 2026 di Alun-alun Sergai, Sei Rampah, Selasa malam (13/10/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 15 Oktober 2026 itu diikuti kafilah dari 17 kecamatan di Sergai dan mengusung tema “Dengan Semangat FSQ XXIII Kabupaten Sergai Tahun 2026, Menyatukan Langkah Membangun Generasi Islami Mantab”.

Dalam sambutannya, Wabup Sergai menekankan bahwa FSQ bukan hanya menjadi ajang perlombaan seni qasidah, tetapi juga ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat sekaligus memperkuat kecintaan terhadap seni budaya Islami dan nilai-nilai keagamaan.

“FSQ tidak semata-mata menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana dakwah untuk menumbuhkan kecintaan kepada Allah SWT dan memperkuat pengamalan nilai-nilai Islam di tengah keluarga serta masyarakat,” ucapnya sembari menambahkan agar penyelenggaraan FSQ mampu mendukung visi Sergai yang maju, tangguh, dan berkelanjutan melalui pembentukan generasi yang memiliki landasan moral dan spiritual yang kuat.

Ketua PW GP Ansor Sumut ini mendorong agar kegiatan keagamaan seperti FSQ tidak berhenti pada seremoni tahunan. Menurutnya, bakat peserta perlu terus dikembangkan melalui pembinaan yang berkelanjutan, sehingga seni qasidah dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk bertumbuh, memperkuat karakter Islami, dan meraih prestasi.

FSQ ke-23 juga menjadi kesempatan untuk menjaring peserta potensial yang dapat dipersiapkan mewakili Sergai pada festival seni qasidah tingkat Provinsi Sumatera Utara maupun nasional. Adlin berharap capaian Sergai yang pernah lima kali meraih juara umum tingkat provinsi dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas peserta melalui pembinaan yang konsisten.

“Sergai memiliki rekam jejak prestasi dalam ajang tersebut. Berdasarkan sambutan Bupati, Sergai pernah meraih juara umum FSQ tingkat Provinsi Sumatera Utara lima kali, yakni pada 2018, 2019, 2021, 2022, dan 2024,” terangnya.
Capaian tersebut diharapkannya dapat dipertahankan melalui pembinaan peserta yang konsisten, peningkatan kualitas penampilan, serta dukungan seluruh pihak terhadap pengembangan seni budaya Islami.

Kepada para peserta, Adlin Tambunan berpesan agar menampilkan kemampuan terbaik dan menjunjung semangat berkompetisi secara sehat. Namun, kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan yang harus dikejar.
“Penguatan syiar Islam dan pengamalan nilai-nilai universal Islam sebagai pedoman hidup tetap menjadi tujuan utama penyelenggaraan festival,” tandasnya.

Sebelumnya, Sekdakab Sergai Suwanto Nasution, S.Pd., M.M., selaku Ketua panitia penyelenggara melalui Kabag Kesra dr. Idris Daulay menyampaikan bahwa FSQ ke-23, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memasyarakatkan seni qasidah sekaligus mengembangkan seni budaya Islami untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
“Festival berlangsung selama tiga hari, 13–15 Oktober 2026, di Alun-alun Sergai. Dua cabang yang diperlombakan adalah rebana klasik dan bintang vokalis gambus. Melalui FSQ ke-23, Pemkab Sergai berharap seni qasidah semakin dekat dengan masyarakat dan mampu menjadi sarana memperkuat kehidupan keagamaan, melestarikan seni budaya Islami, serta mempersiapkan generasi muda yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi,” jelasnya lebih lanjut.

Hadir dalam kegiatan ini Ketua MTMD Kabupaten Sergai Ny. Hj. Rosmaida Saragih Darma Wijaya,, Ketua DWP Kab. Sergai Ny. Mafa Yanny Suwanto Nasution, unsur FORKOPIMDA Kabupaten Sergai, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, para peserta FSQ se-Kabupaten Sergai. (M Yamin Nasution)
