
NGAWI INDOGLOBENEWS.COM — Pemerintah Kabupaten Ngawi menyiapkan skema strategis guna memastikan investasi di PT Sintec Industri Indonesia mampu memberikan dampak nyata terhadap penyerapan tenaga kerja lokal. Langkah ini ditegaskan dalam kunjungan kerja Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, di PT Sintec Industri Indonesia, Desa Kartoharjo, Kecamatan Ngawi,dikutip dari suara.ngawikab.go.id, Senin (20/4/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati Ngawi yang didampingi Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) Kabupaten Ngawi, Kusumawati Nilam, meninjau kesiapan rekrutmen tenaga kerja sekaligus mensosialisasikan regulasi ketenagakerjaan kepada pihak perusahaan. Antok, sapaan Wakil Bupati, menegaskan pentingnya keterbukaan informasi lowongan kerja serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, termasuk upaya pencegahan diskriminasi dalam proses rekrutmen.
“Harapan besar masyarakat dengan masuknya investasi adalah kemudahan mendapatkan peluang kerja. Kami ingin memastikan kesempatan kerja di PT Sintec benar-benar dimanfaatkan oleh warga Ngawi,” ujarnya.
Berdasarkan data, PT Sintec Industri Indonesia diperkirakan akan menyerap sekitar 10.000 tenaga kerja. Sementara itu, potensi lulusan di Kabupaten Ngawi mencapai sekitar 27.000 orang per tahun, dengan ketersediaan tenaga kerja siap pakai berkisar antara 18.000 hingga 20.000 orang.
Untuk menjembatani kebutuhan industri dengan kualitas sumber daya manusia lokal, Pemkab Ngawi menyiapkan tiga skema utama, yakni pola pemagangan, penguatan link and match pendidikan, serta pelatihan melalui Balai Latihan Kerja (BLK).
Melalui pola pemagangan, pemerintah daerah menyiapkan calon tenaga kerja, sementara perusahaan menyediakan kurikulum magang sebagai proses adaptasi industri. Selain itu, kerja sama dengan SMK dilakukan untuk menyesuaikan kurikulum pendidikan dengan kebutuhan perusahaan sejak dini.
Di sisi lain, optimalisasi BLK juga dilakukan untuk meningkatkan kompetensi lulusan agar sesuai dengan standar industri.
“Dengan persiapan sejak dini, kami berharap saat perusahaan beroperasi penuh, masyarakat Ngawi sudah siap secara kompetensi, baik di bidang operator, assembling, maupun teknis lainnya,” pungkasnya. ( BiMush )
