
Sergai-indoglobenews
Teluk Mengkudu,
Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya mendampingi Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian, Dr. Ir. Hermanto, MP, dalam peninjauan irigasi lahan pertanian di Kecamatan Tanjung Beringin dan Teluk Mengkudu, Kamis (16/4/2026).
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan keberlanjutan program pengembangan pertanian, khususnya terkait ketersediaan dan fungsi irigasi di tingkat lapangan.
Dalam kesempatan tersebut, Darma Wijaya menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Sergai sebagai lokasi kunjungan kerja Kementerian Pertanian.
“Kami menyampaikan selamat datang dan apresiasi atas kehadiran Bapak Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian di Kabupaten Serdang Bedagai. Kunjungan ini menjadi energi positif bagi kami di daerah, sekaligus bentuk perhatian nyata pemerintah pusat terhadap kebutuhan dasar petani, khususnya dalam hal ketersediaan dan optimalisasi irigasi,” ujar Darma Wijaya.
Menurut dia, persoalan irigasi masih menjadi salah satu tantangan utama yang dihadapi petani di Sergai. Oleh karena itu, kehadiran pemerintah pusat diharapkan mampu mempercepat solusi yang terintegrasi dan berkelanjutan.

“Kami berharap melalui sinergi ini, berbagai kendala yang selama ini dihadapi petani dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti secara konkret. Pemerintah daerah tentu tidak bisa berjalan sendiri, sehingga kolaborasi dengan pemerintah pusat menjadi sangat penting,” katanya.
Ia menegaskan, Pemkab Sergai berkomitmen untuk terus mendukung program strategis nasional di sektor pertanian, termasuk penguatan infrastruktur irigasi dan perluasan lahan sawah.
“Kami meyakini bahwa sektor pertanian adalah salah satu tulang punggung perekonomian masyarakat Sergai. Karena itu, peningkatan kualitas irigasi akan berdampak langsung terhadap produktivitas dan kesejahteraan petani,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyebut bahwa pemerintah daerah akan terus membuka ruang komunikasi dan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan.
“Kami terbuka untuk terus berkoordinasi, baik dengan pemerintah pusat maupun provinsi, agar pembangunan sektor pertanian di Sergai dapat berjalan lebih terarah, efektif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Hermanto menegaskan bahwa peran Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian tidak berhenti pada program pencetakan sawah semata, tetapi juga memastikan lahan tersebut benar-benar dimanfaatkan hingga menghasilkan panen.
“Ditjen Lahan dan Irigasi Pertanian tidak hanya mencetak sawah, tetapi juga mengawal sampai sawah itu ditanami dan memberikan hasil bagi petani,” ujarnya.
Menurut dia, langkah Pemkab Sergai dalam melaksanakan program cetak sawah merupakan strategi penting dalam memperkuat basis produksi pangan, baik di tingkat daerah maupun Provinsi Sumatera Utara.
Dalam peninjauan tersebut, rombongan melihat langsung kondisi saluran irigasi di lahan pertanian untuk mengidentifikasi berbagai kendala serta kebutuhan petani di lapangan.
“Hari ini kita memastikan apa saja yang masih menjadi kekurangan, sekaligus mendengar langsung kebutuhan petani agar program ini tepat sasaran,” kata Hermanto.

Ia juga mendorong peran aktif pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian untuk terus melakukan pendampingan intensif kepada petani.
“Pendampingan di lapangan sangat penting agar manfaat program cetak sawah benar-benar dirasakan masyarakat serta mendukung percepatan swasembada pangan, yang menjadi prioritas pemerintah,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian Sergai Dedy Iskandar, SP, MM, perwakilan Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara, serta para penyuluh pertanian di Kabupaten Sergai. (M Yamin Nasution)
