
SRAGEN INDOGLOBENEWS .COM –Memasuki hari kelima bulan puasa Pemerintah Kabupaten Sragen menggelar Safari Ramadhan melalui kegiatan Subuh Keliling di Masjid Al-Hidayah, Desa Kedungupit, Kecamatan Sragen Kegiatan yang dilaksanakan usai Salat Subuh berjamaah ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penyampaian program prioritas daerah.
Dalam Safari Ramadhan di hadiri oleh Bupati Sigit Pamungkas, Wakil Bupati Suroto, Sekretaris Daerah, Hariyanto ajaran kepala OPD, perangkat kecamatan, serta masyarakat setempat.
Bupati Sragen Sigit Pamungkas menegaskan, pembangunan infrastruktur jalan dan penerangan menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Menurutnya, jalan rusak dan minimnya penerangan masih menjadi tantangan besar di Kabupaten Sragen.

“Dari kebutuhan sekitar 23 ribu titik penerangan jalan umum, saat ini baru terpenuhi kurang lebih 10 persen. Artinya, masih banyak ruas jalan yang perlu kita terangi bersama,” jelasnya.
Pada tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Sragen telah menganggarkan Rp102 miliar untuk pembangunan jalan di lebih dari 70 titik. Tahun ini, anggaran kembali disiapkan sekitar Rp80 miliar dan berpotensi meningkat.
“Kami ingin memastikan akses jalan semakin baik dan penerangan semakin merata. Jalan yang bagus dan terang bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang keselamatan dan kenyamanan warga,” tegas Bupati.

Selain infrastruktur, pengentasan kemiskinan melalui sektor pendidikan juga menjadi perhatian utama. Salah satunya melalui pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen.
“Dari 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah, hanya enam yang mendapat pembangunan Sekolah Rakyat, dan Sragen menjadi salah satunya. Sekolah ini diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, gratis sepenuhnya, dengan sistem berasrama dari jenjang SD hingga SMA,” terang Bupati.
Sekolah tersebut ditargetkan selesai pada bulan Juli 2026 mendatang dengan daya tampung sekitar 1.000 siswa.
“Kami tidak ingin ada anak di Kabupaten Sragen yang putus sekolah karena alasan ekonomi. Jika ada warga yang memenuhi kriteria, silakan berkoordinasi dengan kepala desa agar bisa difasilitasi,” pungkasnya.( Wah )

